Rabu, 21 Okt 2026 21:51 WIB

Pemilik Motor dan Tas di Gunungsari Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Sep 2023 14:38 WIB
Penemuan mayat di sungai Wonokromo
Penemuan mayat di sungai Wonokromo

selalu.id - Sebuah motor dan tas ditemukan warga ditinggalkan begitu saja di pinggir sungai Jalan Gunungsari Surabaya tanpa pemilik.

Sayangnya, setelah dilakukan pencarian, orang yang disinyalir merupakan pemilik motor dan tas misterius itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, mengambang di sungai Wonokromo, tepatnya dekat Terminal Joyoboyo, Kamis (21/9/2023).

"Sudah ditemukan tadi sekitar pukul 12.30 WIB," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Surabaya, Buyung Hidayat, kepada selalu.id.

Buyung menjelaskan setelah berupaya melakukan penyisiran sungai sepanjang Jalan Gunungsari, diketahui korban berjenis perempuan berisinial RHS (25) asal Dusun Mukuh, Nganjuk, diduga melakukan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sungai.

"Pukul 12.27 WIB salah satu warga melihat adanya jenazah yang mengapung di sungai depan terminal Joyoboyo," ujar Buyung melalui laporannya.

Saat ini petugas gabungan telah melakukan evakuasi terhadap jenazah RHS dan di bawa ke RSUD dr Soetomo.

"Selanjutnya dilakukan identifikasi oleh tim inafis kemudian dibawa ke RSUD dr Soetomo," jelasnya

Buyung menjelaskan laporan dari Polsek Wonokromo terkait sepeda motor yang ditinggalkan itu. Kuat dugaan jika pemilik motor sebelumnya beraktifitas di pinggir sungai. Namun, tidak ada warga dan saksi yang mengetahui secara pasti.

Motor Honda Vario Merah dengan plat AG 2939 US dengan dua helm warna hitam itu diduga sudah ditinggalkan pemiliknya sejak semalam.

"Kami bersama Polsek Wonokromo bekerja sama merespon laporan warga. Laporannya dari warga sekitar tidak ada yg lihat menceburkan diri di sungai. Kami hanya menemukan motor dan tas yg ditinggal pemiliknya di jalan Gunungsari sejak semalam," jelasnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu I Made Sutanaya mengatakan pihaknya menemukan dua handphone dan kartu identitas di dalam tas yang ditinggalkan.

Dari KTP yang ditemukan, kata Iptu I Made diduga motor itu milik warga Nganjuk. Saat ini petugas kepolisian masih berusaha menghubungi keluarga dari pemilik KTP.

"Informasinya belum jelas (bunuh diri atau tidak). Yang jelas tadi pihak BPBD sudah melakukan pencarian dan sepeda motor sudah dibawa ke Polsek Wonokromo," tutupnya.

Baca Juga: Antisipasi Gempa Patahan Aktif, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Seismograf

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).