Senin, 19 Okt 2026 01:53 WIB

Pengendara Mabuk Tabrak Polisi dan Wartawan saat Operasi Zebra di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Sep 2023 14:46 WIB
Operasi Zebra yang di Gelar Polrestabes Surabaya di Jalan Gubernur Suryo
Operasi Zebra yang di Gelar Polrestabes Surabaya di Jalan Gubernur Suryo

selalu.id - Pengendara motor yang sedang dalam pengaruh alkohol menabrak polisi dan seorang wartawan saat sedang meliput razia operasi zebra di Jalan Gubernur Suryo, tepatnya depan Gedung Grahadi, Minggu (19/9/2023) dini hari.

Informasi yang dihimpun selalu.id, pengendara motor Suzuki Satria Biru W 2607 WR tersebut bernama Rafi (19). Rafi menabrak Briptu Ruly, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya serta Wartawan RTV, Sihul Hadi saat digelar Operasi Zebra.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, saat itu anggota satlantas sedang berusaha menghentikan pengendara motor itu yang sedang memacu kendaraannya secara zig zag dengan kecepatan tinggi. Tak bisa mengendalikan motornya, pengendara itu langsung menabrak petugas dan wartawan.

Akibat ditabrak dengan benturan keras tersebut. Wartawan RTV Saiful Hadi mengalami luka cukup serius di kakinya sehingga harus dilarikan ke Rumah sakit dr. Soetomo. Sedangkan Briptu Ruly mendapat perawatan dari Biddokes Polrestabes Surabaya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan,
pengendara asal Rusunuwa Gunungsari tersebut mengaku baru pesta Miras dan tidak memiliki SIM. Dirinya mengaku berusaha melarikan diri saat melihat petugas kepolisian.

"Yang bersangkutan tidak mempunyai SIM dan berkendara dalam kondisi mabuk. Untuk wartawan yang menjadi korban dilarikan ke rumah sakit dan anggota kami mendapatkan perawatan di lokasi. Bagi penabrak tadi langsung dibawa anggota untuk dilakukan pemeriksaan," kata Arif.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

"Mengendarai berkendara dalam keadaan pengaruh alkohol merupakan pelanggaran berat karena menurunkan konsentrasi, sebagaimana diatur dalam Pasal 331 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ)," terangnya.

Sementara itu, Rafi mengaku usai mengadakan pesta miras di rumah temannya di Jalan Simo. Kemudian dia, mengendarai sepeda motor balapnya untuk berputar-putar kota Surabaya.

Apesnya, saat di Jalan Gubernur Suryo Rafi menabrak Wartawan RTW dan anggota satlantas. Sedangkan rekannya berhasil kabur.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Saat diintrogasi dilokasi, Rafi sempat tersenyum dan mengaku berusaha melarikan diri karena takut ditangkap, karena tidak membawa kelengkapan kendaraan.

"Saya takut pak, karena tidak bawa dompet dan handphone, tadinya rencana hanya muter-muter saja," akunya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.