Rabu, 21 Okt 2026 19:42 WIB

Pencarian Balita Tenggelam di Sungai Rolak Surabaya Masih Nihil, Ini Kendalanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Jun 2023 19:36 WIB
Penyisiran lokasi tenggelamnya balita di sungai Rolak
Penyisiran lokasi tenggelamnya balita di sungai Rolak

Selalu.id - Satu Balita perempuan yang hanyut di Sungai Rolak Gunungsari, kawasan Kudusan, Surabaya, masih belum ditemukan, Senin (26/6/2023).

Petugas gabungan sudah berupaya melakukan pencarian balita perempuan berisinial S (3) sejak tenggelamnya bersama adiknya L (2) pada Minggu (25/6/2023) kemarin.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Namun, senin, pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB sore. Hasil pencarian masih nihil dan pencarian kembali dilanjutkan besok, Selasa (27/6/2023).

"Pencarian hari ini sudah kita akhiri. Kemungkinan kita lanjut lagi besok, jam 6.30 WIB," kata Kapolsek Karang Pilang Surabaya, Kompol A Risky, kepada awak media.

Kompol A Risky menjelaskan, proses pencarian hari ini yang dilakukan oleh petugas gabungan mengalami kesulitan menyisir sungai lantaran tertutup Enceng gondok.

"Karena saat disisir selalu ada enceng gondoknya beberapa kali dicoba dan dikuras juga tidak mempuni alat beratnya. Satu persatu kita harus menyisir nanti radius ditambah lagi,"ungkapnya.

Petugas juga memberi jaring pada pintu air untuk memudahkan dan tidak menambah luas radius pencarian

"Kalau ditutup nanti malah naik debit airnya,"jelasnya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Sementara, Komandan Operasi SAR Basarnas Surabaya I Dewa Nyoman Arya menyampaikan, pencarian besok akan diperluas hingga radius satu kilometer.

"Radius hari ini sekitar 700 meter dari (titik lokasi tenggelam). Untuk besok 900 meter sampai 1 kilometer,"kata Dewa.

Kata dia, petugas tetap melakukan teknis yang sama dengan mengurai enceng gondok. Pihaknya menduga balita tersebut kemungkinan tersangkut tumbuhan enceng gondok.

"Kita juga lakukan penyisiran sekaligus mengaduk sungai di titik-titik tertentu yang ada indikasi tersangkut enceng gondok,"pungkasnya.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Diberitakan sebelumnya, kedua balita berjenis kelamin laki-laki berisinial L (1.5 tahun) dan perempuan berisinial S (3 tahun) tenggelam dan hanyut saat sedang bermain di pinggir sungai, sekitar 12.45 WIB. Saat itu kakak korban meninggalkan kedua adiknya bermain untuk membeli bakso. Saat kembali, kedua adiknya itu sudah tidak terlihat. Petugas gabungan melakukan pencarian di sekitar sungai kawasan kedurus dimana titik kedua balita hanyut

Satu balita laki laki, L, akhirnya ditemukan dengan jarak 100 meter dalam keadaan meninggal dunia. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.