Rabu, 21 Okt 2026 19:41 WIB

Bermain di Pinggir Sungai, Dua Balita di Surabaya Hanyut, Satu Ditemukan Meninggal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Jun 2023 20:43 WIB
Petugas melakukan pencarian balita hanyut
Petugas melakukan pencarian balita hanyut

selalu.id - Dua Balita hanyut di Sungai Rolak Gunungsari, kawasan Kedurus, Surabaya, Minggu (25/6/2023). Keduanya dikabarkan hilang usai bermain di pinggir sungai dan diduga jatuh tercebur.

Informasi yang dihimpun selalu.id, melalui laporan BPBD Surabaya kedua balita berjenis kelamin laki-laki berisinial L (1.5 tahun) dan
perempuan berisinial S (3 tahun)

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala BPBD Surabaya, Laksita Rini mengatakan, menurut keterangan kakak korban, kedua adiknya itu sedang bermain di pinggir sungai pukul 12.45 WIB.

Saat itu, kakaknya meninggalkan kedua adiknya sebentar untuk membeli bakso. "Ketika kakak korban kembali kedua adiknya tidak terlihat lagi,"kata Rini kepada selalu.id.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Kemudian mendapatkan laporan itu, Rini menyampaikan pihaknya langsung melakukan pencarian di sekitar sungai kawasan kedurus dimana titik kedua balita tenggelam dan hanyut, mulai pukul 15.13 WIB.

Tim gabungan pun melakukan proses pencarian. Satu balita laki-laki akhirnya ditemukan dengan jarak 100 meter. Namun, naas balita tersebut dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

"Sudah ditemukan 1 anak laki laki usia 1,5 tahun,"ujar Rini.

"Korban dievakuasi dan dibawa ke RS Dr Sutomo, dan satu anak masih proses pencarian,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.