Jumat, 23 Okt 2026 21:40 WIB

Marak Perang Sarung di Surabaya, Sejumlah Remaja Alami Luka-luka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 16:30 WIB

Selalu.id - Ibadah puasa baru saja dilaksanakan selama 2 hari, tetapi euforia negatif telah terjadi, yakni perang sarung. Aksi perang sarung yang dilakukan beberapa remaja terjadi di dua tempat, yakni di Jalan Dharmawangsa dan di Jalan Kampus Unesa, Surabaya, Sabtu (25/3/2023) malam.

Informasi yang dihimpun selalu.id, melalui laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya peristiwa itu terjadi dini hari saat waktu sahur puasa, sekitar pukul 02.00 dini hari.

Kepala BPBD Surabaya, Laksita Rini mengatakan peristiwa aksi perang sarung pertama terjadi di Jalan Dharmawangaa. Sebanyak, tiga pelaku sekaligus korban tawuran mengalami luka-luka.

Tiga pelaku yang telah diamankan itu yakni berisinual N (18), F (15), dan H (17). Mereka rata-rata mengalami luka di bagian lutut dan lengan.

"Menurut keterangan warga, terduga   pelaku dari Jalan Darmawangsa belok ke arah Jalan Srikana tepat di pos satpam, warga curiga karena para pelaku tergesa-gesa dan membawa sarung yang sudah diikat dan pipa besi,"kata Rini, melalui laporan BPBD.

Warga sekitar yang curiga pun, kata dia, langsung menyergap pelaku dan diamankan ke pos satpam.

"Warga pun langsung ke melapor command center 112 untuk mendapatkan penanganan lanjut dan proses hukum lanjutan," ujarnya.

Mereka yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada (BDH).

Kemudian, peristiwa serupa terjadi di kawasan danau Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Lidah wetan. Rini mengatakan aksi sarung perang itu diketahui petugas yang sedang melakukan patroli di sekitar waduk Unesa.

"Mengetahui adanya petugas, gerombolan remaja itu langsung membubarkan diri," ujarnya.

Namun dalam tawuran sarung itu, terdapat satu korban berisinial AS (17) yang mengalami luka-luka hingga indikasi patah tulang, usai perang sarung dan tertinggal oleh kelompoknya.

"Menurut keterangan korban AS, dia sedang melakukan perang sarung bersama dengan teman-teman yg lain namun, AS dan kelompoknya terdesak dan kalah sehingga berlarian dan sebagai korban jatuh tertabrak oleh rekannya sendiri dan ditinggal melarikan diri," tuturnya.

Petugas yang ada di lokasi pun langsung memberikan penanganan medis terhadap AS, kemudian dibawa ke Rumah Sakit serta didampingi oleh kepolisian.

"Korban dirujuk ke RS BDH menggunakan ambulan Tim Gerak Cepat (TGC) Dukuh Pakis," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.