Rabu, 21 Okt 2026 20:41 WIB

Pengamat Sebut Safari Politik Anies di Surabaya Akui Keberhasilan Kader PDIP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Mar 2023 21:18 WIB
Anies Baswedan saat di Surabaya
Anies Baswedan saat di Surabaya

selalu.id - Bakal calon presiden dari PKS, NasDem, dan Demokrat, Anies Baswedan, mengunjungi Kota Surabaya. Anies berkunjung ke Sentra Wisata Kuliner (SWK) Gayungan (Jumat, 17/3) dan kawasan “Tunjungan Romansa” (Sabtu, (18/3).

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Andri Arianto menyebut kunjungan Anies sebagai bentuk pengakuan pada kerja-kerja nyata kader PDI Perjuangan di Surabaya, mengingat SWK dan Tunjungan Romansa adalah hasil transformasi yang digarap Tri Rismaharini dan Eri Cahyadi sebagai wali kota Surabaya yang tak lain adalah kader PDIP.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

"Dari sisi politik, kita bisa memaknai Anies ingin menyampaikan pesan tentang ekonomi kerakyatan dengan berkunjung ke SWK, dan kekuatan ekonomi kaum muda, youth economy, dengan mengunjungi Tunjungan Romansa. Publik bisa mempersepsikan itu adalah bukti pengakuan Anies pada kerja PDIP, karena SWK dan Tunjungan Romansa kan hasil kerja kader PDIP,” ujar Andri ketika dihubungi, Minggu (19/3/2023).

Andri mengatakan, Anies dikenal sebagai politisi yang kerap mengirimkan pesan-pesan simbolik, mulai dari unggahan buku tentang demokrasi, memakai kaus dengan tulisan tertentu, hingga akrab bersama Habib Rizieq. Semuanya, kata Andri, dimaksudkan untuk mengirim pesan secara simbolik.

Demikian pula pilihan kunjungan di Surabaya di mana Anies mengunjungi tempat-tempat yang telah sukses ditransformasi oleh para kader PDIP.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

"Saya tidak tahu ini disengaja atau kesalahan setting tempat dari tim sukses Anies, tetapi kunjungan Anies dimaknai publik sebagai pengakuan bahwa kader PDIP telah sukses menjalankan pembangunan berbasis kerakyatan di Surabaya," ujar Andri.

"Dengan mengunjungi SWK, Anies mengirim pesan pentingnya pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan cangkrukan di Tunjungan, Anies mengirim pesan bagaimana kota ditata dengan baik untuk kemajuan UMKM. Dan semuanya secara faktual kita bisa melihat itu berhasil di SWK dan Tunjungan Romansa, yang didesain kader PDIP. Anies kan mengusung tema perubahan, nah di sini pesan simboliknya agak rancu karena dia mengunjungi tempat success story kader PDIP yang ingin dilawan Anies," papar Andri.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Berdasarkan catatan media, SWK adalah konsep yang dikembangkan oleh Wali Kota Surabaya saat itu Tri Rismaharini yang terus diberi sentuhan inovasi oleh Eri Cahyadi, wali kota saat ini. SWK adalah sentra kuliner yang menampung para PKL seusai dilakukan penataan. SWK dikemas bersih, tertata rapi, dan kerap diisi atraksi seni seperti musik untuk menarik pengunjung. Saat ini ada lebih dari 40 SWK di seluruh Surabaya yang diisi lebih dari 1.100 pedagang dan menyerap ribuan tenaga kerja

Adapun “Tunjungan Romansa” dirintis dan diresmikan oleh Eri Cahyadi pada November 2021. Jaan bersejarah itu ditata sedemikian rupa menjadi pusat kuliner, fashion, dan beragam atraksi seni khas anak muda. Ratusan UMKM terlibat setiap harinya, dengan omzet bisa mencapai Rp2 juta per hari. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.