Senin, 19 Okt 2026 21:21 WIB

Gara-gara Tagih Hutang, Wanita di Surabaya ini Dikeroyok Tetangga hingga Terluka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Mar 2023 17:07 WIB
Ilustrasi pertengkaran emak emak
Ilustrasi pertengkaran emak emak

selalu.id - Seorang wanita diduga menjadi korban pengeroyokan tetangganya sendiri di kawasan Tambak Wedi, Surabaya, akibat menagih utang, Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (9/3/2023) kemarin.

Informasi yang dihimpun selalu.id, Wanita berisinial SNR berusia 36 tahun itu mengaku dikeroyok sebanyak 6 orang tetangganya sendiri. Atas pengeroyokan tersebut, SNR melaporkan perlakuan tetangganya yang diketahui berisinial M ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Dalam laporannya, SNR awalnya datang ke rumah M untuk menagih hutang. penagihan dilakukan sejak hari Jumat (3/3/2023), namun tak kunjung terbayar. Disebutkan M memiliki utang senilai Rp 5 juta. Namun, tak kunjung dibayar. Lalu pada Kamis (9/3/2023) kemarin, saat SNR mencoba menagih, M justru merasa tersinggung dan tiba-tiba menyerang menggunakan tangan kosong hingga SNR terjatuh.

Akibat diserang, korban mengalami luka cakaran di beberapa bagian tubuh, diantaranya lutut, leher, hingga wajahnya. Bahkan, kejadian itu diketahui oleh putri M berinisial H (8) dan warga lain juga terlibat.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Sementra itu, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana membenarkan ada laporan pengeroyokan terhadap korban SNR.

"Itu baru buat LP (Laporan Polisi) kemarin (9/3/2023)," kata AKP Arief Jumat (10/3/2023).

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Arief mengatakan, pihaknya telah menerima dan mendalami laporan perihal dugaan pengeroyokan itu. Disebutkan korban (M) merasa tak terima dengan cara SNR menagih utang dengan cara didokumentasikan.

"Cekcok masalah penagihan utang, terus gak terima kalau divideokan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.