Rabu, 21 Okt 2026 19:53 WIB

Penderita Diare Pada Anak di Surabaya Naik Selama Januari 2023, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Feb 2023 17:32 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat bahwa kasus diare pada anak mencapai ribuan selama memasuki musim hujan.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, selama memasuki musim hujan pada Januari 2023. Jumlah angka penderita diare pada anak di Surabaya mencapai 1.879 kasus.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

"Dibulan Januari 2023 sebanyak 1.879 kasus. Masuki musim penghujan perlu diwaspadai adanya peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan khusus nya pada anak,"kata Nanik, Jumat (10/2/2023).

Nanik menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan upaya dalam dalam mengantisipasi peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan. Yakni melakukan sosialisasi dan kewaspadaan dini.

"Sosialisasi peningkatan kasus diare dan penyakit saluran pencernaan pada masyarakat khususnya ketika kegiatan posyandu,"ujarnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kemudian, melakukan peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Serta, melakukan pengobatan sesuai dengan pedoman tatalaksana yang berlaku.

"Seperti layanan rehidrasi oral aktif atau LROA pada pasien diare, pemberian oralit, Zinc dan lain-lain,"tuturnya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Mengingat penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan personal higine, Nanik menerangkan, pihaknya akan melakukan penguatan kembali tentang pentingnya PHBS di masyarakat.

"Mengutamakan upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit-penyakit tersebut,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.