Rabu, 21 Okt 2026 21:21 WIB

Rumah Ambruk hingga Tembok Makam Roboh Akibat Hujan Deras di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 09 Feb 2023 23:00 WIB
Rumah ambruk di Surabaya
Rumah ambruk di Surabaya

selalu.id - Sebuah rumah yang berada di bibir sungai di Surabaya ambruk, Kamis (9/2/2023). Ambruknya rumah tersebut terdampak dari ambrolnya pelengsengan sungai di Jalan Kupang Segunting-Pandigiling.

Rumah ambruk tersebut hampir melukai salah satu penghuni. Beruntung, penghuni tersebut selamat. Diketahui kejadian tersebut tejadi sekitar pukul 19.51 WIB.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Sutariani (40), salah satu penghuni rumah mengaku sebelum kejadian tersebut saat itu dirinya bersama kakaknya hanya berdua di dalam rumah. Kemudian, kakaknya melihat pelengsengan sungai rumahnya tampak miring dan dirinya mencoba menghubungi Command Center 112.

"Di dalam ada dua orang, saya dan kakak saya dan kucing-kucing saya. Suami saya kerja. Terus kakak saya bilang itu pelengsengan rumahnya miring. Sampean telpon 112. Sudah ditelepon, sudah didata,"kata Sutariani, kepada selalu.id.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Sebelum petugas Command Center 122 datang, Tiba-tiba bangunan rumahnya ambruk hingga nyebur ke sungai. Beruntung dirinya bersama kakaknya bisa menyelamatkan diri. Ia pun mengaku dirinya sempat tertimpa runtuhan bangunan.

"Sempat tadi kerobohan atap ini saya, tapi gak apa-apa alhamdulilah, dari seng kan atapnya,"ujarnya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

"Tempat saya ini kan masih aman. Terus plengsengan yang sungai itu kan roboh gitu mas terus bangunan rumah saya ikuti, jadi ambruk,"pungkasnya.

Sementara itu tembok makam di Menur ambruk lantaran terimbas tingginya curah hujan. Tembok makam sepanjang 20 meter ambruk dan terlihat aliran air deras keluar dari makam. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.