Senin, 19 Okt 2026 23:49 WIB

Hore! Taman Surya Bakal Dibuka untuk Umum, Ada Kolam Ikan dan Wifi Gratis lho

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Des 2022 15:13 WIB
Penataan tanaman di Taman Surya, Balai Kota Surabaya
Penataan tanaman di Taman Surya, Balai Kota Surabaya

selalu.id - Dengan alasan ingin dekat dengan masyarakat, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berencana membuka Taman Surya, Balai Kota untuk umum. Berbagai fasilitas disiapkan untuk warga Surabaya, salah satunya adalah layanan internet (WiFi).

"Balai Kota Surabaya adalah rumah rakyat. Nanti masyarakat bisa masuk ke sini, kita kasih wifi. Karena saya ingin pemerintah kota dekat dengan masyarakatnya," kata Eri Cahyadi, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Namun, sebelum dibuka untuk umum, penataan taman akan dilakukan terlebih dahulu. Mulai dari penataan degradasi ketinggian pohon dan jenis tanaman, fasilitas tempat duduk hingga lampu penerangan.

"Saya ingin buat taman yang nyaman. Ada kandang burung, kolam ikan. Jadi warga bisa menikmati tidak hanya alun-alun Balai Pemuda, tapi juga Taman Surya. Kita kasih tempat duduk semuanya di pinggir taman," imbuhnya.

Masyarakat dari segala usia, nantinya bisa menikmati Taman Surya Balai Kota Surabaya. Bahkan, pelajar atau mahasiswa yang ingin mengerjakan tugas kuliah, bisa sembari menikmati suasana di balai kota.

"Jadi saya ingin betul masyarakat masuk ke balai kota ini seperti rumah rakyat, rumahnya mereka, rumah masyarakat Surabaya. Jadi masyarakat Surabaya dengan pemerintah kota juga dekat rasanya," terangnya.

Karena dibuka untuk publik, tentu saja kebersihan tak luput menjadi perhatian Wali Kota Eri Cahyadi. Ia pun mengaku telah menginstruksikan jajaran Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) agar nantinya intens menjaga.

"Jadi nanti akan dijaga teman-teman Satpol PP dan BPBD, biar bersih. Karena saya ingin mengajarkan kepada warga Surabaya kalau membawa makanan ya dibuang pada tempatnya,"jelasnya.

Selain dapat menikmati langsung suasana Taman Surya, nantinya masyarakat juga bisa masuk ke Lobi Balai Kota Gedung Pemkot Surabaya. Setiap warga yang ingin masuk tentu saja terlebih dahulu akan diperiksa barang bawaannya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Kita beri pembatas antara Taman Surya dengan gedung (Pemkot Surabaya). Sehingga ketika dia (warga masuk ke gedung) akan diperiksa dulu. Dia (warga) bisa masuk ke lobi. Di lobi nanti akan dikasih lukisan cerita terkait balai kota atau berupa televisi ketika dipencet dia akan cerita tentang Balai Kota Surabaya," ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad menjelaskan, penataan Taman Surya Balai Kota dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, berupa pengerjaan pembuatan sangkar burung dan kolam ikan.

"Tahap awal ini ada sangkar burung dan kolam ikan koi. Arahannya dijadikan tempat healing warga, mulai bulan (Desember 2022) ini dikerjakan," kata Irvan.

Ia juga menyebutkan bahwa Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) yang menjadi leading sektor penataan kompleks kawasan Taman Surya. Termasuk pula bagaimana konsep yang diterapkan baik dari segi penataan taman maupun pengamanannya.

"Kita koordinasikan dulu dengan bagian umum dan Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) terkait pengamanan kawasan balai kotanya," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengungkapkan, Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan agar tanaman di Taman Surya juga kembali ditata. Salah satunya terkait dengan jenis tanaman dan degradasi ketinggian.

"Yang diinginkan Pak Wali Kota itu nanti anak-anak bisa bermain, olahraga, dan lansia juga bisa menikmati taman itu. Jadi nanti bisa untuk segala usia," kata Agus Hebi.

Menurutnya, denah konsep penataan Taman Surya Balai Kota ini dikerjakan oleh DPRKPP. Rencananya, ke depan Taman Surya akan banyak diisi dengan tanaman bunga-bunga yang lebih berwarna.

"Bapak (Wali Kota) inginnya nuansa seperti eropa. Ada bunga ngumpul kuning, hijau, merah, jadi tidak terlalu (banyak pohon) pelindungnya. Tetapi warna-warna (tanaman) yang diperbanyak dan kenyamanannya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.