Selasa, 20 Okt 2026 06:09 WIB

Bocah 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandung, Begini Kesaksian Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Nov 2022 05:01 WIB
Ilustrasi penganiayaan anak
Ilustrasi penganiayaan anak

selalu.id - Ibu kandung pelaku penganiayaan terhadap anaknya yang masih berusia 6 tahun hingga tewas ternyata tidak melakukan sendiri. Penganiayaan tersebut dilakukan bersama pasangan sesama jenisnya.

Samie (45), tetangga kos korban menyebutkan bahwa pelaku atau ibu kandungnya kerap kali menyiksa anaknya bersama pasangan sesama jenisnya alias lesbi.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Ibunya itu punya pacar, pacarnya itu yang kejam," kata Samie, kepada selalu.id, Rabu (23/11/2022).

Tetangga dan pemilik kos, lanjut Samie, seringkali menegur pelaku U. Bahkan, sempat didatangi ketua RT.

"Tapi dia bilang, jangan urusi rumah tangga orang, gitu," tuturnya.

Lebih lanjut Samie menceritakan, kronologi awal sebelum korban meninggal pada Minggu 20 November 2022. Saat itu, korban keluar membeli sesuatu sambil kehujanan sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian, korban langsung menuju kamar kos.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Itu kan hujan, terus saya tanya beli apa dia bilang beli ini, terus itu yang dia beli dimasukkan di bajunya," ujar Samie.

Tak berselang lama, usai korban masuk dalam kamar kos. Samie mendengar suara ribut dan teriakan dalam kamar pelaku.

Setelah itu, korban dibawa keluar oleh U dan P sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, Samie merasa ada yang janggal saat mereka membawa korban dengan kain jarik

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Keluar semua gak pakai sandal, anaknya itu digendong pakai jarik, saya bilang itu anaknya Bu U ya kok tumben pakai gendongan, kok anaknya gak bergerak ya," curiganya.

Samie pun baru mengetahui korban meninggal dunia saat polisi datang ke kamar kos pelaku pada, Senin, 21 November 2022 lalu. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.