Rabu, 21 Okt 2026 23:19 WIB

Sambangi Surabaya, Sekjen PDIP Bakal Gowes Bareng Eri Cahyadi dan Kada Se-Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Okt 2022 14:36 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Ade Resti
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Ade Resti

selalu.id - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bakal menyapa warga Kota Surabaya dengan gowes bareng bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, kepala daerah (Kada) dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan di Jatim. Kegiatan tersebut bakal digelar Sabtu (15/10/2022).

Tak hanya diikuti kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan, gowes ini juga diperuntukkan bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Untuk itu, Eri Cahyadi mengajak masyarakat untuk gabung gowes bareng.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Gowes bareng ini mengambil start dari Balai Kota Surabaya, menuju kawasan Surabaya Barat, dan finish kembali ke Balai Kota. Ayo rek melu gowes bareng Pak Hasto Kristiyanto," ujar Eri Cahyadi kepada media, Jumat (14/10/2022).

"Tentu olahraga menjadi bagian integral dalam aktivitas keseharian kita, agar tubuh senantiasa bugar, sehingga dapat terus menjalankan kerja-kerja yang positif untuk masyarakat," imbuh Eri.

Selain berolahraga, lanjutnya, momen gowes tersebut akan mempertemukan puluhan kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan di Jatim. Sehingga gowes akan menjadi ajang memupuk keakraban, sekaligus momentum berbagi pengalaman antar-kepala daerah dari PDIP.

"Setiap daerah pasti memiliki inovasi yang berbeda-beda. Surabaya telah melakukan banyak inovasi dalam memberdayakan masyarakat setelah pandemi. Inovasi dari Surabaya ini bisa direplikasi daerah lain. Begitu juga dengan saya, akan belajar kepada kepala daerah lain. Mungkin ada yang bisa diterapkan inovasinya di Surabaya," papar wali kota kader PDI Perjuangan ini.

Tradisi membangun keguyuban sekaligus terus berkonsolidasi berbagi inovasi antar kepala daerah, lanjut Eri, adalah arahan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati mengajarkan bagaimana gotong royong dipupuk untuk kerja-kerja kerakyatan.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Kami para kepala daerah diwajibkan Ibu Mega untuk saling berkolaborasi. Sehingga pembangunan satu daerah dan daerah lain menjadi sinergis. Itu salah satu makna penting desentralisasi, untuk kesejahteraan di daerah, karena Ibu Megawati-lah termasuk pendorong desentralisasi, penguat otonomi daerah, ketika beliau menjadi presiden," papar Eri.

Eri menyebut sejumlah inovasi yang bakal saling dibagikan adalah terkait penguatan ekonomi rakyat. Hal ini penting mengingat situasi ekonomi global masih diliputi ketidakpastian. Bahkan diprediksi tahun depan bakal terjadi resesi pada sejumlah negara di dunia.

"Rakyat harus mendapat bantalan yang tepat melalui program-program pemberdayaan ekonomi. Penguatan UMKM, ekonomi arus bawah, wajib dilakukan. Kelompok ekonomi terbawah harus menjadi prioritas teratas, itu komitmen dan kerja kami para kepala daerah dari PDI Perjuangan," ujar Eri.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Surabaya, jelas Eri, telah melakukan banyak hal untuk melakukan pemberdayaan ekonomi rakyat, di antara melalui program padat karya.

"Kami melibatkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam setiap program ekonomi Pemkot Surabaya, mulai produksi paving di kampung-kampung, pembuatan rumah padat karya berisi beragam usaha rakyat yang digerakkan MBR, pembukaan destinasi wisata yang sepenuhnya melibatkan MBR, dan sebagainya," ujarnya.

"Kerja kerakyatan itu akan kami paparkan ke kepala daerah lain, dan kami pun akan belajar praktik ekonomi kerakyatan dari daerah lain, dalam gowes bersama Pak Hasto Kristiyanto," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).