Selasa, 20 Okt 2026 23:02 WIB

Keren! Baru 9 Tahun Berdiri Unusa Sudah Menyabet Peringkat 1 Publikasi Scopus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Sep 2022 17:25 WIB
Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa)
Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa)

selalu.id - Di usia ke-9 tahun yang terbilang masih muda, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menorehkan capaian yang luar biasa. Unusa menjadi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) peringkat 1 dalam capaian publikasi Scopus di tingkat PTNU seluruh Indonesia.

Urutan 1 ditempati Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dengan jumlah dokumen sebanyak 547, urutan 2 ditempati Universitas Islam Malang (UNISMA) dengan dokumen 315, dan urutan 3 ditempati Universitas Alma Ata Yogyakarta dengan dokumen 164. Data tersebut diambil di Science and Technology Index (SINTA) pada 06 September 2022, pukul 19.00 setelah sinkronisasi stabil.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unusa, Achmad Syafiuddin, Ph.D. mengungkapkan bahwa raihan Unusa tersebut menjadi bukti bahwa upaya yang dilakukan secara konsisten dan terbaik oleh seluruh civitas akademika Unusa membuahkan hasil yang maksimal. Upaya yang diterapkan Unusa selama ini untuk mendapatkan posisi tersebut dalam pemeringkatan nasional dan internasional menjadi dampak positif yang cukup signifikan.

"Unusa sudah menunjukkan kepada masyarakat, bahwa di usia ke-9 tahun, Unusa telah membuktikan capaian prestasinya, yakni PTNU urutan 1 terbanyak publikasi Scopus pada tahun 2022," ungkapnya di ruang kerja LPPM Unusa Kampus B Jemursari, Rabu (7/9/2022).

Pria alumni doktoral Universiti Teknologi Malaysia (UTM) ini menambahkan, bahwa Scopus merupakan pangkalan data pustaka berskala internasional yang mengandung abstrak dan sitiran artikel jurnal akademik. Scopus mengandung kurang lebih 22.000 judul dari 5.000 penerbit, 20.000 di antaranya merupakan jurnal tertelaah sejawat di bidang sains, teknik, kedokteran, dan ilmu sosial.

"Unusa selalu berkomitmen dengan senantiasa berusaha meningkatkan pencapaian dalam pemeringkatan berskala nasional maupun internasional untuk tahun-tahun yang akan datang, salah satunya dalam publikasi artikel yang terindeks Scopus. Salah satunya adalah dengan mengintegrasikan indikator yang telah ditetapkan Lembaga pemeringkatan internasional Scimago Institutions Rankings (SIR)," ungkap dosen Fakultas Kesehatan Unusa tersebut.

Pria yang pernah masuk daftar 2 persen ilmuwan top dunia yang dirilis Penerbit Elsevier tahun 2021 ini berharap, semoga Unusa semakin dikenal di skala internasional sebagai salah satu perguruan tinggi yang bereputasi, dan salah satunya tercermin dalam bentuk posisi peringkat yang semakin tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Pencapaian ini tidak serta merta membuat Unusa bangga lalu bisa beristirahat sejenak dalam menapaki tangga kesuksesan. Unusa akan terus berupaya melangkah sehingga dapat mencapai puncak kesuksesan sesuai dengan tujuannya, yaitu menjadi yang terbaik dan menjadi rujukan perguruan tinggi lain," ujarnya.

"Langkah yang akan dilakukan Unusa yakni, meningkatkan kuantitas dan kualitas kolaborasi dengan jejaring akademisi internasional yang juga baru-baru ini dilakukan dengan 2 universitas terkemuka di dunia, yaitu National University of Singapore (NUS) ranking 11 dunia dan Nanyang Technological University ranking 12 dunia. Khususnya untuk membangun Research Center bersama sehingga memberikan dampak positif pada produktivitas publikasi dan produk inovasi, meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi media massa tentang seluruh capaian Unusa terutama dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat," ungkapnya.

Salah satu pengelola Jurnal di Unusa, Muhammad Afwan Romdloni mengungkapkan rasa syukurnya karena Unusa memperoleh peringkat 1 publikasi Scopus tahun 2022.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Kerja keras Unusa telah terbayar dengan mendapatkan hasil peringkat yang sangat memuaskan. Bagi seorang dosen, menulis jurnal bukan hal yang mudah dilakukan. Hal ini karena membuat jurnal harus dengan sistematis. Sehingga susunan setiap bab harus berurutan serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Bahkan, untuk melakukan penelitian sendiri membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

"Selain di luar negeri, di Indonesia, sudah banyak jurnal yang juga terindeks Scopus. Untuk tembus ke jurnal Scopus, para peneliti perlu membuat manuscript yang berkualitas dan mudah dipahami. Pembuatan manuscript yang baik akan memudahkan pembaca dalam memahami isinya," bebernya.

"Perlu dicermati dua hal penting agar pembuatan manuscript dapat optimal yaitu konten dan presentasi. Kita juga bisa membaca beberapa jurnal yang telah masuk Scopus sebagai referensi penulisan. Sebagai informasi, di Unusa telah memiliki 11 Jurnal yang sudah terindeks SINTA," ungkap pria pengelola Journal of Islamic Civilization (JIC) Unusa yang juga sudah SINTA 3. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.