Senin, 05 Okt 2026 20:36 WIB

Prihatin Kasus Ferdy Sambo, FORKAS Tuntut Reformasi di Tubuh Polri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Agu 2022 15:45 WIB
Aksi Forkas di Monumen Polisi Istimewa.
Aksi Forkas di Monumen Polisi Istimewa.

selalu.id - Kasus pembunuhan Brigadir J benar benar menyita perhatian masyarakat Indonesia. Perkara yang melibatkan keluarga besar Ferdi Sambo tersebut masih menjadi perdebatan di tengah kalangan masyarakat.

Menyikapi persoalan tersebut, Forum Komunikasi Arek Suroboyo (FORKAS) menggelat aksi solidaritas bahwa mereka ikut prihatin dengan kondisi Polri saat ini.

Baca Juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga

Aksi yang bertemakan REFORMASI POLRI ini membawa mereka kepada sejarah berdirinya Polisi Istimewa pada jaman Kolonial. Di mana cikal bakal Polri ini diisi oleh para pejuang yang gagah berani. Namun pada saat ini Polri telah mengalami pergeseran sehingga terjadi beberapa peristiwa di internal Polri yang seharusnya jangan sampai terdengar oleh publik.

Dengan mengajak kembali kepada marwah asli Polisi Istimewa, FORKAS menggelar aksinya di Monumen Perjuangan POLRI tepatnya di Jl Polisi Istimewa Surabaya kemarin, Kamis (25/8/2022).

Dalam aksinya FORKAS menyatakan dukungannya terhadap Kapolri agar dapat nengusut tuntas kasus Duren Tiga (rumah Irjen Pol Ferdy Sambo yang di anggap telah mencoreng nama baik Kepolisian Republik Indonesia saat ini.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

Dalam aksinya, FORKAS mendukung penuh Kapolri agar dapat menyelesaikan kasus Duren Tiga dan meminta agar di lakukan Reformasi untuk mewujudkan Polri yang lebih baik nantinya.

"Kami mendukung Kapolri untuk menuntaskan kasus Duren Tiga hingga selesai. Serta segera melakukan pembenahan dengan cara mereformasi internal Polri demi mewujudkan masa depan yang lebih baik di tubuh Polri. Selain itu, juga mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat sehingga polri masih menjadi pengayom yang di inginkan sesuai amanat Undang Undang. " Ujar Udin.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

Munculnya kasus ini juga memantik reaksi dari anak dan cucu Veteran pejuang kemerdekaan Polisi Istimewa. Tari Mukari adalah Putri dari veteran pejuang Polisi Istimewa yang berjuang melawan Sekutu pada 10 November 1945.

"Itu kan di lakukan oleh Oknum ya, jadi saya yakin masih banyak Polisi yang baik di negeri ini, dan saya percaya dengan Kapolri bisa menyelesaikan dan mengusut tuntas kasus duren tiga ini," pintaTari. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.

Atasi Ketimpangan Layanan, DPRD Jatim Siapkan Regulasi Transportasi Publik Terintegrasi

Reperdi ini diharapkan pengembangan transportasi publik di Jawa Timur dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan menjangkau lebih banyak wilayah.

Modal Rp5 Ribu, Kakek di Surabaya Cabuli Remaja 12 Tahun

Usai beraksi, tersangka memberi uang Rp5.000 kepada korban. Perbuatan tersebut disinyalir berulang sepanjang rentang Mei hingga Juni 2026.