Senin, 05 Okt 2026 23:22 WIB

Kader PDIP Surabaya Kenakan Baju Adat Sabang Sampai Merauke saat Upacara HUT RI

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Agu 2022 17:16 WIB
Upacara Hari Kemerdekaan di Kantor DPC PDIP Surabaya
Upacara Hari Kemerdekaan di Kantor DPC PDIP Surabaya

selalu.id - Kader-kader PDI Perjuangan Kota Surabaya merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan khidmat, penuh rasa syukur, dan diiringi dengan kegembiraan.

Bertempat di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, kader-kader banteng melaksanakan upacara bendera pada pukul 08.30 WIB, Rabu 17 Agustus 2022. Memperingati momentum ketika Bung Karno dan Bung Hatta menyatakan proklamasi kemerdekaan pada 77 tahun silam.

Baca Juga: Kunjungi Rumah Jokowi dan Usulkan Rehabilitasi, Kader PDIP Surabaya Dipecat

Hadir pula kalangan veteran, yang menempati kursi undangan. Jalannya upacara tampak penuh warna karena sebagian kader mengenakan padat dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Sebagian yang lain mengenakan seragam PDI Perjuangan.

"Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote. Dan, persatuan adalah menjadi kunci kekuatan kita bersama. Seperti sesanti Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu," ujar Baktiono, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, yang bertindak pemimpin upacara.

"Kita ingin menunjukkan bahwa keberagaman Indonesia harus terus dirawat, karena hanya dengan gotong royong dalam perbedaan itulah, bangsa ini bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," ujar Baktiono, yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya.

Beragam pakaian adat dikenakan oleh perwakilan pengurus anak cabang (PAC) dari 31 kecamatan se-Surabaya. Winarti Djunaedi, dari Tambaksari memakai pakaian daerah Bali.

"Pakaian Bali simpel, unik dan menarik," kesan Winarti.

Anik Andayani, pengurus dari Gubeng memakai pakaian adat Papua.

"Salam hangat untuk saudara-saudara di Papua," kata Anik. Kemudian Lilik Suhermi dari Bubutan mengenakan busana adat Minangkabau.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Ada pula pakaian Madura yang dikenakan Hosein dan Abdul Malik dari Semampir.

"Saya memilih pakaian Madura. Rasanya pas sekali," kata Hosein.

Sunar, Ketua PAC PDIP Jambangan, memilih busana dari Palembang. Dari Sukolilo, Yanti mengenakan busana khas Ning Surabaya. Pakaian adat Jawa dipakai Siti Maryam dari Bulak.

"Seru dan bangga sekali. Saya menyiapkan pakaian adat bareng kawan-kawan lain. Guyub dan penuh semangat. Sejak pagi sudah rias, gotong royong bersama," ujar Yanti.

Seusai upacara, para kader mendengarkan dan melantunkan lagu-lagu daerah. Di antaranya lagu 'Gemu Fa Mi Re' asal Maumere, NTT, yang dinyanyikan sambil menari beramai-ramai.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Suasana penuh keakraban terlihat di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Kompak dan meriah. Kantor itu diresmikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 23 Agustus 2021.

"Kami bersyukur, Indonesia yang kaya ini terus maju, terus terjaga budayanya. Kita warisi api perjuangan Sang Proklamator, Bung Karno dan Bung Hatta, untuk terus merawat kekayaan Indonesia termasuk keragaman budaya," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya, mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Balai Kota Surabaya, dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi.

"Kita jaga terus kekompakan dan kesolidan, bekerja keras untuk melayani masyarakat. Kita bangga, PDI Perjuangan semakin melekat di hati rakyat, khususnya masyarakat Surabaya," pungkas Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Densus 88 Antiteror Polri Sergap 11 Teroris di Indonesia saat Latihan Militansi

Saat ini, Densus 88 masih terus mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk membongkar kemungkinan adanya keterlibatan pihak atau jaringan teror lain.

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.

Atasi Ketimpangan Layanan, DPRD Jatim Siapkan Regulasi Transportasi Publik Terintegrasi

Reperdi ini diharapkan pengembangan transportasi publik di Jawa Timur dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan menjangkau lebih banyak wilayah.