Rabu, 21 Okt 2026 10:12 WIB

Peduli Pendidikan, Puti Guntur Serahkan 17 Ribu Beasiswa di Surabaya & Sidoarjo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Agu 2022 16:40 WIB
Penyerahan beasiswa di Surabaya
Penyerahan beasiswa di Surabaya

selalu.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 dijadikan Cucu Presiden RI Pertama, Puti Guntur Soekarno berbagi beasiswa. Tercatat, beasiswa yang telah dibagikan untuk anak SD, SMP, dan SMA sederajat.

Beasiswa tersebut diberikan untuk siswa-siswa yang berada di daerah pemilihan (Dapil) Puti Guntur Soekarno, yakni Surabaya dan Sidoarjo.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Beasiswa ini bakal meringankan siswa dalam menempuh pendidikan. Sebab, mereka akan mendapatkan biaya yang ditransfer langsung ke rekening siswa secara langsung.

"Jadi transfernya langsung ke rekening siswa, bukan ke sekolah. Ini dilakukan supaya penerima manfaat merasakan langsung," kata Puti.

Puti meminta, beasiswa ini dipergunakan untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk kebutuhan keseharian orang tua, apalagi membeli pulsa maupun belanja. Menurutnya, beasiswa ini berasal dari keuangan Negara, jadi penggunaan harus bisa dipertanggung jawabkan.

Putri dari Guntur Soekarno Puta ini menegaskan, program ini akan selalu diperjuangkan, karena ia menginginkan anak-anak Indonesia memiliki pendidikan yang layak.

"Pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia) menjadi prioritas yang harus dijalankan," tutur Puti.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Saat ini, ungkap dia, sudah ada sekitar 17.000 siswa yang menerima beasiswa ini. Jumlah tersebut bakal meningkat, karena pembangunan SDM anak akan terus dilanjutkan. Untuk itu, lanjut Puti, sebagai kader PDI Perjuangan harus mampu menyiapkan segala kebutuhan memanfaatkan kebijakan-kebijakan pemerintah.

"Saya inikan membawa program, melalui jaring aspirasi ada beasiswa yang harus disalurkan ke siswa. Saya punya kuota dan kebijakan itu, saya akan melakukan pendampingan hingga tuntas," ujarnya.

Untuk merespon kebijakan ini, Anggota Komisi X DPR RI ini meminta kader pendamping program ini mumpuni. Hal ini dilakukan supaya input data yang dibutuhka n kementerian bisa berjalan dengan baik.

"Verifikasi harus benar supaya tidak ditolak," akunya.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Anggota DPRD Surabaya, Budi Leksono mengatakan, beasiswa yang diberikan kementerian melalui aspirasi Puti Guntur Soekarno memiliki arti mendalam bagi masyarakat. Beasiswa tersebut bisa meringankan beban masyarakat dari sektor pendidikan.

"Saya berterima kasih kepada Mbak Puti. Ini sangat membantu warga dalam membiayai pendidikan," katanya.

Bulek panggilan akrab Budi Leksono menerangkan, pemberian beasiswa ini sebagai bentuk PDI Perjuangan memperjuangkan hak masyarakat bawah. Dengan kebijakan ini, maka masyarakat benar-benar menerima manfaat beasiswa ini.
"Saya berharap Mbak Puti menambah jumlah kuota beasiswa ini. Banyak masyarakat yang membutuhkan," pintanya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.