Kamis, 22 Okt 2026 21:37 WIB

Begini Kronologi Mobil Mundur Tabrak Warung dan Motor di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Jul 2022 15:13 WIB
Salah satu korban kecelakaan di Jalan Kapas Krampung Surabaya
Salah satu korban kecelakaan di Jalan Kapas Krampung Surabaya

selalu.id - Kecelakan akibat mobil Innova mundur tak terkendali di Jalan Kapas Krampung Surabaya mengkibatkan beberapa korban luka, Senin (4/7/2022). Tercatat 4 orang terluka akibat tertabrak mobil tersebut.

Seorang ibu dan satu anak tak sadarkan diri akibat peristiwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB tersebut.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Kanit Lantas Polsek Tambaksari Surabaya, Iptu Kodir menyebutkan, bahwa mobil Innova yang dikendarai oleh EMW (86) warga Kupang Indah tersebut keluar dari bengkel untuk ganti oli.

Namun, mobil itu belum siap, sehingga disuruh kembali lagi.Setelah keluar langsung atret dengan kencang.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Kodir mengatakan, dari kejadian itu, korban paling parah dialami oleh ibu dan dua anaknya. Namun saat ini, polisi masih belum mendapatkan data diri korban tersebut.

"Paling parah pengendara plat AG ibu-ibu, anak dan balita. Terakhir nabrak di warung banyak yang ngopi cangkruk. Luka parah 3, ibu sama 2 anak. Anak usia 5 tahun dan ibu 30 tahun tidak sadar. Parah semua," kata Kodir, senin (4/7/2022).

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Penyebab kecelakaan tersebut, menurut Kodir, ada indikasi human error pada pengemudi sehingga mobil menjadi tak terkendali.

"Alasan pengemudi tidak menginjak gas. mobil mundur sendiri. Pas duduk langsung atret, alasannya begitu. Kalau gigi ndak dimasukkan ndak mungkin mau jalan senidiri. Human error,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.