Rabu, 21 Okt 2026 18:59 WIB

Jawa Timur Jadi Provinsi Terbanyak Berangkatkan Jemaah Haji, Sidoarjo Tertinggi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Jul 2022 23:03 WIB
Gubernur Khofifah saat mengunjungi calon jemaah haji di Surabaya
Gubernur Khofifah saat mengunjungi calon jemaah haji di Surabaya

selalu.id - Antusiasme masyarakat Jawa Timur meningkat dalam melaksanakan ibadah haji. Tercatat Jatim menjadi penyumbang jemaah haji terbanyak.

Hal itu karena berdampak pada makin panjangnya daftar tunggu untuk keberangkatan haji di Jatim .

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Maka kita berharap kuota ibadah haji untuk Indonesia bisa terus meningkat sehingga masyarakat Jatim yang berangkat ibadah haji pun bisa lebih banyak setiap tahunnya," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Minggu (3/7/2022).

Khofifah mengatakan, kabupaten Sidoarjo menjadi daerah dengan jumlah pendaftar haji paling banyak di Indonesia yang bisa diberangkatkan tahun ini.

"Alhamdulillah semoga semua berjalan lancar sehat dan mabrur hajinya,"ujarnya.

Pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini, total jemaah haji yang berangkat dari embarkasi Juanda sebanyak 16.437 orang dengan petugas sebanyak 148 orang. Sehingga total 16.585 orang.

Sedangkan pada kloter terahir yaitu kloter 38 jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 248 calon jemaah dengan didampingi petugas sebanyak 2 orang.

Sebagai informasi bahwa jumlah pendaftar haji di Jawa Timur terus bertambah. Sampai 21 Oktober 2021, sudah sebanyak 79.649 warga Kota Sidoarjo yang mendaftar haji dan menunggu keberangkatan ke Tanah Suci.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Ribuan calon jemaah haji (CJH) dari Sidoarjo tersebut terdiri atas warga yang mendaftar haji reguler mencapai 77.639 orang. Lalu, haji khusus sebanyak 2.010 orang. Haji khusus dulunya tidak lain dikenal dengan sebutan ONH plus.

Mereka para calon jemaah haji khusus mendaftar pada travel penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) dengan biaya lebih tinggi namun masa tunggunya lebih singkat. Rata-rata mereka telah menunggu selama 8–9 tahun.

"Kabupaten Sidoarjo tetap menempati peringkat pertama jumlah pendaftar haji di provinsi dan tanah air. Sebelum pendaftaran haji dibuka, memang begitu banyak warga yang bertanya dan ingin mendaftar haji," tandasnya.

Gubernur Khofifah sendiri dijadwalkan juga akan berangkat ibadah haji pada 3 Juli 2022. Almarhum suami Khofifah mendaftarkan anggota keluarganya pada tahun 2013 di salah satu travel penyelenggara ibadah haji dan umrah.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Pada bulan Mei ia mendapat kabar bahwa ada panggilan untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini.

Ia kembali mengajak seluruh jemaah haji untuk turut berdoa mendoakan Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya.

"Mari sama sama kita jalankan ibadah haji dengan khusyu' dan mendoakan seluruh kebaikan. Selamat menjalankan ibadah haji bagi yang menjalankan semoga selalu sehat dan semoga menjadi haji yang mabrur," pungkasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.