Senin, 19 Okt 2026 18:25 WIB

Mensos Risma Bagikan Tips Kiat Sukses Usaha Mikro Beromzet Miliaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Jun 2022 17:50 WIB
Mensos Risma bersama peserta pelatihan di Malang
Mensos Risma bersama peserta pelatihan di Malang

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini berbagi kiat usaha kepada ibu-ibu penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Mensos buka kartu bagaimana caranya mengelola usaha mikro bisa lekas 'naik kelas'.

Bertempat di Pendopo Kabupaten Malang, Mensos Risma membawa beberapa contoh hasil usaha ibu-ibu yang sudah sukses berbisnis di Surabaya. Salah satu yang dibawa adalah kue lapis.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Di hadapan sekitar 1.500 ibu-ibu yang hadir langsung di pendopo dan juga bergabung melalui saluran zoom Mensos menunjukkan kue lapis tersebut lengkap dengan kemasan kardusnya yang apik.

"Lihat ibu-ibu, ini kue lapis saya bawa dari Surabaya. Kue ini dikemas dengan kotak yang cantik. Ini orang mau beli dengan harga mahal. Ya ngga?" kata Mensos di Malang (25/06).

Mensos hadir di Malang dalam acara Sosialisasi Penguatan Perekonomian Subsisten sebagai Upaya Perekonomian Masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para penerima bansos. Kepada mereka, terlebih dulu Mensos memberikan motivasi dan wejangan.

Kepada semua para perintis usaha, Mensos menekankan pentingnya membentuk persepsi pembeli terhadap barang yang dijual. Kemasan yang baik dan terkesan mewah, bisa mengerek citra suatu produk.

Itu yang terjadi pada kue lapis tadi. "Coba kalau saya buka kardusnya, lalu saya ambil kuenya dan saya kasih kantong kresek. Kira-kira apa bisa dijual semahal kalau dikemas dengan kardus yang bagus tadi?" kata Mensos.

Baca Juga: Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Kiat penting tadi sudah diterapkan kepada para perintis usaha di Surabaya yang dibina dalam program 'Pejuang Ekonomi' saat Mensos menjabat Wali Kota Surabaya. Terbukti, para Pahlawan Ekonomi berhasil menggaet pembeli dari kalangan berada.

Salah satu jebolan program "Pejuang Ekonomi" Diah Avianti atau Diah Cookies, mempraktekkan kiat Mensos. Dia menaikkan harga kue kering dagangannya dari Rp10.000/kotak menjadi Rp100.000/kotak.

Dengan harga lebih tinggi, tentu saja omset dan laba yang dikantongi, menjadi lebih besar. Pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Itulah yang membuat Diah Cookies, misalnya, kini sudah membukukan omset miliaran rupiah.

Untuk mewujudkan harapan para penerima bantuan, Mensos berjanji akan memberikan bantuan, baik berupa peralatan, pelatihan maupun bantuan usaha.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

"Nanti ada petugas yang akan membantu bapak ibu,” katanya.

Mensos menugaskan para pendamping PKH untuk memastikan para KPM dapat tergraduasi melalui program ini. Pendamping diinstruksikan menyusun daftar KPM PKH yang sudah memiliki rintisan usaha untuk diberikan bantuan.

Bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Pemkab Malang, Kemensos menetapkan Malang Raya sebagai pilot project dalam mempercepat penanganan kemiskinan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Saat ini, kepolisian telah menetapkan satu anak sebagai ABH, sementara peran anak lainnya masih terus didalami oleh tim penyidik.

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Jalan Ahmad Yani, Taman Bungkul, Jalan Wonokromo, Jalan Ciliwung, Jalan Jagir, serta Bundaran CITO Surabaya.