Kamis, 22 Okt 2026 23:14 WIB

Mensos Risma Instruksikan Pelayanan Intensif Penderita Tumor Langka di Ternate

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 20:28 WIB
Kardawi Ngonano. Pria 19 tahun yang menderita tumor langka
Kardawi Ngonano. Pria 19 tahun yang menderita tumor langka

selalu.id - Dalam berbagai kesempatan Menteri Sosial Tri Rismaharini telah menekankan pentingnya sikap responsif terhadap berbagai permasalahan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Mensos meminta melalui petugas dan unit pelaksana teknis untuk peka dan cepat memberikan layanan kepada masyarakat yang menghadapi persoalan sosial.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate merespon cepat masalah yang dihadapi Kardawi Ngonano. Pria 19 tahun itu viral di media sosial lokal karena menderita tumor langka (Multiple Soft Tissue Tumor).

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate Udan Suheli menyatakan, pihaknya telah menurunkan tim sentra untuk mengasesmen Kardawi. Dalam asesmen yang dilakukan sentra, warga Desa Limau, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, itu diketahui telah kehilangan orangtuanya.

Setelah ibunya meninggal dunia, ayahnya memilih berkeluarga lagi dan tidak berinteraksi lagi. Kardawi mendapat asuhan dan tinggal bersama dua lansia yakni kakeknya Nurdin Nongano (81) dan neneknya.

Keterbatasan ekonomi membuat penyakit Kardawi tidak bisa diobati dengan baik. Mereka juga tidak bisa tidak mampu mengakses ke fasilitas kesehatan dikarenakan kartu BPJS dinyatakan tidak aktif. Petugas Sentra Wasana Bahagia membantu Kardawi membuka akses terhadap layanan kesehatan.

"Kartu BPJS Kadawi yang tidak aktif telah kami bantu menjadi aktifkan lagi. Sentra juga telah membantu Kardawi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate," kata Udan, Rabu (15/6/2022).

Pengobatan tumor terus berlangsung. Sebelumnya pada 25 Mei lalu Sentra merujuk Kardawi ke RSUD Tobelo Kab. Halmahera Utara. Kemudian 9 Juni Kardawi dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate dengan pendampingan petugas Sentra.

"Informasi yang terkini, Kardawi telah mendapatkan transfusi darah sebanyak 3 kantong dikarenakan Hb turun. Namun belakangan kondisinya terus membaik," kata Udan.

Baca Juga: BSU 2026 Sudah Turun, Ini Cara Cek dan Mencairkannya

Selain layanan kesehatan, Sentra juga membantu memperbaiki tempat tinggal Kardawi yang kurang layak. Hasil asesmen tim Sentra Kardawi membutuhkan renovasi rumah.

"Renovasi rumah diberikan dari bantuan ATENSI kedaruratan senilai Rp 12.871.900. Pengerjaanya dilakukan secara gotong royong warga sekitar bersama Satpol PP Kabupaten Halmahera Utara," kata Udan.

Selain itu, Sentra juga memberikan bantuan ATENSI pemenuhan hidup layak, berupa beras 35 kg, bawang merah 1 kg, telur 2 rak, kompor 1 buah, termos 1, kasur busa 2 buah, celana pendek 3 potong, baju kaos 3 potong, kaos oblong 3 potong, baju daster 3 potong, handuk 2 lembar, masker 2 kotak, lemari rak piring 1 set, rantang makanan 1 set, shampoo 2 botol, dan tissue basah 2 pak.

Juga, bagi kakeknya Kardawi, Nurdin Nongano termasuk lanjut usia (lansia) sudah mendapatkan bantuan tambahan berupa nutrisi.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Usai mendapatkan bantuan renovasi rumah dan bantuan pengobatan, Nurdin Ngonano mengucapkan terima kasih kepada Kemensos atas renovasi rumah.

"Syukur dofu – dofu , torang pe rumah su bagus, su bersih (terimakasih banyak, rumah saya sudah bagus, sudah bersih)," ungkap Nurdin, dalam bahasa setempat. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.