Kamis, 22 Okt 2026 01:36 WIB

Mayat di Sungai Jalan Kenjeran Ditemukan Anak Pencari Ikan, Begini Kronologinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Jun 2022 17:08 WIB
Mayat mengambang di Sungai Jalan Kenjeran Surabaya
Mayat mengambang di Sungai Jalan Kenjeran Surabaya

selalu.id - Sesosok mayat yang mengambang di Sungai Jalan Kenjeran Surabaya pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang mencari ikan.

Dari data DPKP Surabaya, kronologi penemuan mayat tersebut berawal dari anak-anak Kecil yang sedang mencari ikan di bawah Jembatan Tuwowo, Kenjeran. Saat sedang mencari ikan anak-anak tersebut melihat mayat laki-laki, ditengah jembatan yang tertutup oleh tumpukan sampah. Mereka meminta tolong kepada warga sekitar.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Sementara itu, Command Center 112 menerima laporan dari warga sekitar pukul 12.44 WIB dan langsung meluncurkan petugas ke lokasi untuk mengevakuasi mayat tersebut.

"Alhamdulillah Sampun mbak, (sudah dievakuasi,"kata Command Center 112.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Penemuan mayat ini membuat gempar warga sekitar. Kerumunan warga yang ingin melihat langsung mayat mengambang di sungai tersebut tak dapat dibendung. Hal ini menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di sekitar sungai.

Terpisah, Kapolsek Tambaksari Surabaya, Kompol M Akhyar, mengatakan bahwa mayat tersebut telah dievakuasi ke RS dr soetomo pada pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Sudah dievakuasi dibawa ke RS "kata Akhnyar, saat dikonfirmasi.

Saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian serta kronologis mayat tersebut hingga mengapung di sungai. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).