Rabu, 21 Okt 2026 20:38 WIB

Didukung 15 PAC, Herlina Harsono Daftar Pencalonan Ketua DPC Demokrat Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Jun 2022 22:35 WIB
Herlina (tengah) bersama pendukung saat mendaftar sebagai kandidat Ketua DPC Demokrat Surabaya
Herlina (tengah) bersama pendukung saat mendaftar sebagai kandidat Ketua DPC Demokrat Surabaya

selalu.id - Anggota Partai Demokrat sekaligus anggota DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto resmi menjadi kandidat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Surabaya setelah pendaftarannya diterima.

Berkas persyaratan Herlina dianggap memenuhi syarat untuk mengikuti Musyawarah Cabang (Muscab). Sebanyak 15 dari 31 Pimpinan Anak Cabang (PAC) mengantar pendaftaran Herlina.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Keputusan akhir berada di tangan DPP, apapun itu, saya sebagai kader partai tetap harus berupaya sampai dengan muscab dan Fit Proper Test," kata Herlina, di kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Jumat (10/6/2022).

Herlina mengaku optimis, bisa menunjukkan visi misi maupun program yang lebih baik untuk partai berlambang bintang mercy kedepan.

"Saya tetap melakukan konsolidasi dengan para pendukung, kemudian juga mempersiapkan Muscab dan Fit Proper Test Tadi saya sampaikan ada 15 dukungan dari 31," ujarnya.

Ia pun mengajak pendukung dari masing-masing kubu saling menjual kebaikan calon ketua DPC Demokrat Surabaya.

"Saya kira kondisi internal partai sekarang tengah hangat. Sebuah partai akan terkesan hidup ketika ada suasana demokratis seperti saat ini. Ada beberapa calon dan berlangsung dengan hangat," lanjutnya.

Meski demikian, ia mengingatkan kepada para pendukung untuk saling menghormati dan tidak terprovokasi dengan isu-isu apapun tentangnya.

"Jangan menjatuhkan lawan, karena biar bagaimanapun, yang terpilih tetap berasal dari Partai Demokrat," terangnya.

Sederet program telah Herlina siapkan jika terpilih menjadi Ketua Demokrat Surabaya. Salah satunya semakin giat turun ditengah masyarakat untuk mendengar keluhan dan memenangkan hati mereka untuk mengembalikan kejayaan Demokrat Surabaya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Visi misi dan program sudah saya siapkan dan kepada pendukung saya tidak menjanjikan bahwa kehidupan bersama saya, ketika terpilih menjadi ketua DPC akan berlangsung dengan nyaman, tapi tugas berat harus dilakukan secara masif dan intensif di lingkungan masyarakat Kota Pahlawan," tutupnya.

Sementara itu,Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jatim, Mugianto berharap apa yang menjadi maksud dan tujuan dua bakal calon dari Surabaya itu berjalan lancar.

"Syarat syarat mendaftar sudah terpenuhi baik dari Kubu Herlina dan juga Kubu Lucy semua memenuhi syarat. Minimal dapat dukungan lebih dari 20 persen dari jumlah pemilik hak suara," ujar Mugianto.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk Jawa Timur, DPD Partai Demokrat membuka pendaftaran dari tanggal 9 sampai tanggal 13 Juni. Kemudian tanggal 18 dan 19 dilakukan verifikasi faktual.

"Tanggal 20 kami adakan Muscab tempatnya di Shangrila serentak diikuti hingga gelombang kedua, sebanyak 23 Kabupaten Kota. Gelombang pertama kemarin sudah diikuti 15 kabupaten kota," jelasnya.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Kemudian tanggal 18-19 akan dilakukan verifikasi faktual, hal itu dipastikan dukungannya apakah sesuai dengan SK atau tidak.

"Jadi setelah itu mereka berdua dinyatakan sah dari sebagai bakal calon menjadi calon, untuk dilakukan Fit and Proper Test," jelasnya.

Lalu berlanjut pada pengumuman Ketua Demokrat secara definitif minimal 10 hari pascamuscab.

"Nanti apakah sesuai dengan visi misinya dan programnya, komitmennya, semua diuji setelah itu ditentukan siapa yang layak menjadi nahkoda masing-masing kabupaten kota," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.