Selasa, 20 Okt 2026 10:41 WIB

SIER Jadi Tuan Rumah Rakor HKI Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jun 2022 21:20 WIB
Koordinasi Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Tahun 2022
Koordinasi Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Tahun 2022

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Tahun 2022, Kamis (2/6/2022). Dalam acara tersebut dihadiri sebanyak 75 perusahaan kawasan industri yang ada di Indonesia.

Berbicara perkembangan kawasan industri, Ketua Umum HKI Indonesia, Sanny Iskandar menuturkan, sekarang berkiblat pada dua hal. Yakni smart dan green. Smart berkaitan dengan transformasi digital, penggunaan teknologi informasi dan green berhubungan dengan penggunaan energi hijau.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Saya berharap rapat koordinasi kali ini akan membahas permasalahan-permasalahan ada, kemudian nanti dirumuskan mana yang jadi prioritas dan jadi skala kerja hingga nantinya diperjuangkan menjadi regulasi dan kebijakan. Untuk itu, kami minta ada masukan-masukan dari seluruh pengelola kawasan industri di Indonesia," ujarnya.

Direktur Utama PT SIER, Fattah Hidayat dalam sambutannya mengucapkan selamat dan berharap acara ini berlangsung dengan baik dan menghasilkan rumusan penataan kawasan industri yang lebih baik kedepan.

"Ketum HKI Pak Sanny tadi sudah keliling ke SIER. Beliau menyampaikan bangga melihat SIER yang mengembangkan kawasan industri dengan energi hijau yang salah satunya adalah solar panel atap dalam rangka efisiensi energi terbarukan, atas nama SIER saya mengucapkan selamat datang dan selamat melaksanakan rapat koordinasi. Jangan lupa belanja oleh-oleh dan kuliner UMKM di Kota Surabaya" katanya.

Sementara itu, disela pembukaan Rapat Koordinasi HKI ini, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama atau MoU (memorandum of understanding) pengembangan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), antara PT SIER dengan PT Optima Integra Tehnika yang dilakukan oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Silvester Budi Agung dan Wakil Direktur PT Optima Integra Tehnika, Amir Bachrun.

Baca Juga: SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Menurut Direktur Operasi PT SIER, Didik Prasetiyono, perubahan teknologi menuju kendaraan berbasis baterai tidak bisa dihindari, SPKLU adalah salah satu infrastruktur yang diperlukan dalam lanskap energi ini. Terlebih lagi pemerintah telah mengeluarkan regulasi terkait infrastruktur pengisian listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), yang memberikan kemudahan pada investasi SPKLU.

"Peningkatan adopsi penggunaan kendaraan listrik di Jawa Timur juga menjadi salah satu pertimbangan PT SIER dalam menyediakan fasilitas SPKLU di SIER ini. Hampir semua negara di Eropa dan Amerika sudah sudah shifting ke kendaraan tenaga baterai, kedepan kendaraan listrik bisa ekonomis kalau infrastrukturnya mendukung," ujar Didik, dalam presentasinya tentang SIER dihadapan peserta Rapat Kerja HKI.

Alumnus Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) ini mengatakan, dalam pengembangan SIER sebagai kawasan yang hijau, modern dan terintegrasi, baik SIER maupun PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) sedang getol mengembangkan infrastruktur eco industrial park.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Ada beberapa komitmen energi terbarukan yang telah kami lakukan seperti pengolahan air limbah yang terintegrasi, recycle air effluent menjadi air industri, pengembangan solar panel atap dan pembangunan SPKLU yang baru saja dilakukan penantangan kerjasamanya," ungkap Didik.

Untuk pembangunan solar panel, lanjut Didik, SIER melalui SIER Energy berupaya untuk menyediakan dan menggunakan energi baru terbarukan (EBT). Hal ini seiring dengan komitmen negara yang tertuang dalam kesepakatan G-20 tentang Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030. Dimana porsi pembangkit EBT diproyeksikan bakal mencapai 51,6 persen atau lebih tinggi dibanding pembangkit fosil.

"Saat ini melalui SIER Energy, PT SIER mengimplementasikan awal solar panel atap ditiga lokasi. Yakni di SIER, IPAL SIER, dan IPAL PIER dengan kapasitas mencapai 430 kWp. Kami mengajak para tenant untuk bergabung dalam implementasi EBT solar panel ini. kalau bersama-sama pengelolaan dan biayanya akan semakin ekonomis," ungkapnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.