Senin, 19 Okt 2026 07:03 WIB

Polrestabes Surabaya Tindak Polisi yang Tembakkan Pistol ke Udara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mei 2022 19:22 WIB
Wakapolres Surabaya
Wakapolres Surabaya

selalu.id - Viral video seorang polisi menembakkan senjata ke udara saat bertengkar dengan tetangga. Penembakan itu viral terekam cctv pada Senin (16/5/2022) malam.

Wakapolrestabes Surabaya, Hartoyo menjelaskan bahwa tindakan itu dilakukan oleh anggota Polrestabes Surabaya, Brigadir ACA.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

"Jadi untuk kejadian arogansi anggota Polrestabes Surabaya, atas nama Brigadir ACA yang terjadi di Sidoarjo 2 hari yang lalu," kata Hartoyo, Rabu (18/5/2022).

Usai video itu viral, Brigadir ACA telah diamankan dan diperiksa oleh tim internal propam. Pistol yang digunakan eh ACA juga telah disita.

"Senjata api sudah kita amankan dan terhadap yang bersangkutan akan kita kenai sanksi disiplin yang tegas," tegasnya.

Hartoyo menjanjikan akan ada penindakan tanpa toleransi pada ACA. Ia menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan ACA itu tidak bisa ditoleransi.

"Hal seperti itu juga menjadi koreksi bagi kita harus dapat Surabaya untuk lebih melakukan pengawasan terhadap anggota sehingga tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang menyimpang di kemudian hari," jelasnya.

Ditanya kronologi peristiwa, Hartoyo menjelaskan bahwa kondisi emergency tengah berlangsung. Saat itu, istri ACA akan mengeluarkan kendaraan.

"Tergesa-gesa, kemudian sempat terjadi kesalah pahaman dengan Tetangga. Sehingga ACA mengeluarkan senjata api, dan meletusakan senpi ke atas sebanyak 2 kali," ujar dia.

Baca Juga: GMNI Surabaya Raya dan RLD Gelar Pelatihan Jurnalistik, Asah Nalar Kritis Hadapi Hoaks

Lebih lanjut Ia menjelaskan sesuai dengan SOP senjata api itu diperbolehkan untuk dibawa. Namun tidak boleh disalah gunakan.

"Tapi hanya boleh digunakan dalam keadaan terpakas. Untuk melindungi jiwa, harta benda orng lain dan pembelaan diri dalam bertugas," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar video CCTV tentang adanya seorang polisi asal Surabaya diduga menembakkan pistol ke udara untuk melerai pertengkaran masyarakat sipil.

Tembakan itu dilontarkan di lingkungan perumahan saat berselisih paham dengan masyarakat sipil.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Ditengah keributan, seorang pria dengan jaket berwarna merah mengeluarkan senjata api dari dan tasnya. Ia kemudian keluar rumah dan berdiri di dekat warga yang berselisih paham.

Ia pun langsung menembakan senjata apinya ke arah udah sebanyak dua kali. Sontak, lelaki lain yang sebelumnya ikut beradu mulut pun terdiam dan perlahan mundur.

"Aku Polrestabes," kata pria yang mengenakan jaket berwarna merah dalam video tersebut. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.