Kemnaker Buka Layanan MagangHub Batch 3 di Jakarta, Kuota 70 Ribu Peserta
- Penulis : Redaksi
- | Sabtu, 17 Okt 2026 15:45 WIB
selalu.id - Kementerian Ketenagakerjaan membuka layanan konsultasi tatap muka bagi perusahaan yang ingin menjadi mitra Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi melalui platform MagangHub Batch 3.
Layanan ini khusus menyasar perusahaan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek.
Baca Juga: IGIC 2026, Menag Nasaruddin: Imam untuk Duta Perdamaian Dunia
Desk layanan digelar selama satu hari pada pukul 09.00-16.00 WIB di Aula Gedung Vokasi, Jalan Gatot Subroto Kavling 44, Jakarta Selatan. Perusahaan yang ingin datang diminta konfirmasi kehadiran terlebih dahulu melalui kode QR di flyer kegiatan.
Melalui desk ini, perusahaan bisa bertanya langsung terkait alur pendaftaran sebagai mitra penyelenggara MagangHub. Tim Kemnaker juga akan membantu proses Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan atau WLKP, serta menyelesaikan kendala teknis pada sistem.
"Kami ingin perusahaan memperoleh pendampingan sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lebih mudah," ujar Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah dalam keterangan resmi.
"Melalui desk layanan ini, perusahaan dapat berkonsultasi langsung mengenai pendaftaran MagangHub, pendaftaran Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), serta penyelesaian kendala teknologi informasi," lanjutnya.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran di Bandara Juanda Mulai Meningkat, Jakarta-Bali Jadi Rute Favorit
Program MagangHub ditujukan untuk lulusan sarjana, diploma, dan pendidikan profesi yang baru lulus maksimal satu tahun. Tujuan utamanya memberi pengalaman kerja langsung di industri.
Menurut Darmawansyah, peran perusahaan sangat vital dalam menyukseskan program ini.
Untuk Batch 3 tahun 2026, Kemnaker membuka pendaftaran mitra penyelenggara mulai 28 September hingga 22 Oktober 2026. Total kuota yang disediakan mencapai 70.000 peserta.
Baca Juga: Diam-diam Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan TNI-Polri di Istana, Ini yang Dibahas
Selama mengikuti magang 6 bulan, pemerintah akan menanggung beberapa komponen biaya. Di antaranya uang saku setara upah minimum, iuran BPJS Ketenagakerjaan, dan sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP sesuai ketentuan program.
Dengan adanya desk layanan ini, Kemnaker berharap semakin banyak perusahaan di Jabodetabek yang terlibat dan proses rekrutmen peserta MagangHub Batch 3 berjalan lancar.
Editor : Achmad Supriyadi