Jumat, 16 Okt 2026 21:38 WIB

Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 16 Okt 2026 20:45 WIB
Kampung Jalan Kunti Surabaya. (Dok. Selalu.id).
Kampung Jalan Kunti Surabaya. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Stigma Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Surabaya, sebagai kawasan sarang narkoba coba dikikis oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Tak lagi sekadar mengandalkan penggerebekan hukum, Pemkot kini melancarkan strategi baru melalui pendekatan sosial dan ekonomi.

Baca Juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

Langkah ini diambil untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika dengan mengubah Jalan Kunti menjadi Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, Achmad Zaini, menegaskan komitmen Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam mengubah wajah kawasan tersebut secara mendasar.

"Kami dari Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Pak Wali Kota, berkomitmen bersama-sama menjadikan kampung di kawasan Jalan Kunti yang saat ini kita kenal sebagai kampung narkoba, menjadi Kampung Bersinar," katanya, Jumat (16/10/2026).

Pemkot Surabaya bersama jajaran kewilayahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa telah merampungkan pendataan lapangan untuk memetakan kebutuhan konkret warga. Lewat data tersebut, dinas-dinas terkait diterjunkan guna mengintervensi persoalan ekonomi warga.

Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar utama. Warga akan dibekali pelatihan keterampilan sesuai potensi agar memiliki sumber penghasilan yang legal dan berkelanjutan.

Baca Juga: DPRD Jatim Apresiasi Penggerebekan Jalan Kunti, Minta Kapolda Baru Konsisten Berantas Narkoba

Sektor pemasaran pun dijamin. Zaini menjelaskan, Pemkot siap menyerap produk UMKM warga Jalan Kunti untuk kebutuhan internal pemerintahan, sebagaimana skema pemberdayaan yang telah berjalan.

"Prinsipnya pemberdayaan ekonomi sudah berjalan. Sebagai contoh, semua konsumsi makanan untuk rapat di lingkungan Pemkot Surabaya wajib dibeli dari hasil pemberdayaan masyarakat setempat. Langkah serupa akan kita terapkan untuk warga Jalan Kunti," ungkapnya.

Tidak hanya menyasar warga usia produktif, generasi muda dan kelompok Gen Z melalui Karang Taruna RT/RW turut digandeng.

Pemkot Surabaya telah mengalokasikan dukungan anggaran serta fasilitas pelatihan khusus bagi pemuda setempat untuk menggerakkan kegiatan positif.

Baca Juga: Top 5 Berita: Penggerebekan Jalan Kunti hingga Toko Miras di Surabaya Disegel

"Gen Z sudah disiapkan dana oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk bisa dimanfaatkan sesuai dengan keinginan dan kemampuan warga sekitar. Kami fasilitasi mulai dari pendanaan hingga pelatihan," jelas Zaini.

Langkah komprehensif ini dilakukan menyusul operasi penggerebekan gabungan oleh Kepolisian, BNN, dan TNI pada Rabu (14/10/2026) lalu, yang mengamankan 19 orang di kawasan tersebut.

Pemkot Surabaya berharap pendekatan ekonomi dan keterlibatan pemuda ini mampu menghapus stigma Jalan Kunti secara permanen.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Tim Hukum Tersangka Kasus Seksual di Sidoarjo Minta Uji Psikiatri

Selain uji kejiwaan independen, PHN juga mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan meminta polisi mengkaji ulang urgensi penahanan tersangka S.

Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Melalui gerakan Merawat Bumi Pertiwi yang diinisiasi PDI Perjuangan, hutan bakau, limbah sampah, hingga hasil laut kini bertransformasi menjadi ekonomi tinggi.

Ini Lho Rek, Nama-nama Penjabat yang Tega Korupsi Dana Bencana di Indonesia

Total ada lima orang yang ditetapkan tersangka oleh penyidik KPK, salah satunya merupakan adik dari mantan Kepala BNPB Suharyanto.

Kabar Gembira, PGN Siapkan Jargas Pipa untuk Pelaku UMKM di Trenggalek

Tak hanya soal kepraktisan, perluasan jargas ini juga menjadi jurus ampuh untuk menekan ketergantungan pada energi impor.

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana, Adik Eks Kepala BNPB Ikut Terseret

Guna kepentingan penyidikan, penyidik KPK langsung melakukan penahanan terhadap para tersangka selama 20 hari pertama.

Pemkab Sidoarjo Bakal Terapkan Parkir QRIS, Tak Segan Sikat Jukir Bandel

Pemkab Sidoarjo juga akan memberikan penghargaan maupun apresiasi pada jukir yang berprestasi dan mengajak budaya kerja disiplin.