Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 12 Okt 2026 18:07 WIB
selalu.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya menjelaskan mekanisme penerimaan anggota baru di tengah kabar bergabungnya sejumlah mantan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Tiga eks kader PDIP Surabaya itu yakni Achmad Hidayat yang merupakan mantan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Eusebius Purwadi yang masih aktif sebagai Wakil Sekretaris DPC. Kemudian Arief Wirawan yang pernah menjabat Ketua PAC PDI Perjuangan Tambaksari.
Baca Juga: PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029
Meski menyambut terbuka kedatangan kader dari partai lain, PSI menyebut proses keanggotaan masih harus melalui tahapan verifikasi faktual.
Sekretaris DPD PSI Kota Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, mengatakan partainya tidak memberikan perlakuan khusus kepada politisi yang ingin bergabung, termasuk mereka yang berasal dari partai lain.
Menurutnya, PSI membuka kesempatan bagi siapa pun yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.
“Yang jelas, selama semuanya sesuai dengan mekanisme dan prosedur kepartaian, kita akan selalu membuka diri, merangkul semuanya. Kalau memang mau membesarkan partai ini, ayo bareng-bareng kita besarkan bersama,” jelas Yuga kepada selalu.id, Senin (12/10/2026).
Dia menambahkan, PSI juga menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai.
“Asalkan kita satu visi dan misi, berjuang demi masyarakat. Lalu yang kedua, memang patronnya Pak Jokowi. Ayo semuanya bergabung di PSI,” katanya.
Yuga menjelaskan, calon anggota dapat mendaftar secara daring melalui situs PSI. Setelah itu, mereka harus menjalani verifikasi faktual dengan mendatangi kantor partai.
Tahapan tersebut mencakup penandatanganan SPA dan pelengkapan dokumen administratif sebelum proses keanggotaan dinyatakan selesai.
Namun, saat ditanya apakah tiga eks kader PDIP tersebut yang dikabarkan bergabung dengan PSI telah mendatangi Kantor DPD PSI Surabaya, Yuga menyatakan belum.
Baca Juga: Top 5 Berita: PSI hingga Bayi Meninggal Dunia Usai Diduga Dicekoki Telur
“Untuk sementara belum. Mungkin nanti ke depannya. Ini mungkin kita tunggu saja,” ujarnya.
Yuga menegaskan tidak ada tenggat waktu khusus bagi calon anggota untuk datang ke kantor partai.
Dengan demikian, proses administrasi tersebut masih menjadi tahapan yang perlu dituntaskan sebelum keanggotaan mereka dipastikan melalui mekanisme internal PSI.
Di sisi lain, Yuga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah warga yang mendaftar sebagai anggota PSI setelah Jokowi menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) saat kegiatan di Bandung pada Oktober 2026.
Menurut Yuga, jumlah pendaftar yang datang langsung ke Kantor PSI Surabaya dalam periode tersebut mencapai sekitar 480 orang.
Baca Juga: Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar
“Kalau secara keseluruhan, dari medio 2024 sampai sekarang angkanya sudah sekitar 7.000 sekian. Tetapi ketika Pak Jokowi menunjukkan KTA-nya di Bandung dalam acara Rekorda, itu mungkin sekitar 480 orang yang mendaftar secara langsung ke kantor kami,” sebutnya.
Yuga mengatakan PSI Surabaya membuka layanan pendaftaran anggota dan verifikasi administratif setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Pada waktu tertentu, pelayanan diperpanjang hingga pukul 19.00 WIB.
Menurutnya, peningkatan jumlah pendaftar membuat pengurus menyesuaikan waktu pelayanan untuk mengakomodasi warga yang ingin bergabung.
Yuga menegaskan, PSI menerima anggota dari berbagai latar belakang selama mengikuti mekanisme kepartaian yang berlaku.
Meski demikian, angka sekitar 480 orang tersebut merujuk pada pendaftar yang disebut datang langsung ke Kantor PSI Surabaya, bukan jumlah anggota yang seluruhnya telah menyelesaikan proses verifikasi.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-15921-gabung-psi-surabaya-eks-kader-pdip-wajib-ikuti-patron-politik-jokowi
