Senin, 12 Okt 2026 18:15 WIB

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Dok. Selalu.id).
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Kasus dugaan penipuan berkedok arisan bernama "Arisan Meow", dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur lantaran diduga merugikan para korbannya hingga mencapai Rp3,5 miliar.

Laporan resmi tersebut dilayangkan oleh delapan orang korban pada 11 Agustus 2026 lalu, dengan nomor register LP/B/1080/VIII/2026/SPKT/POLDA JAWA TIMUR atas nama pelapor Ara Herawati.

Baca Juga: Sambut Amanah Pimpin Polda Jatim, Irjen Dekananto Buka Pintu Koreksi dan Kritik Masyarakat

Sejumlah korban yang turut mendatangi markas kepolisian antara lain Netty Hariati, Siti Aminah, Dinda, Lie Silviana, hingga Chester Jeveline.

Mereka sepakat membawa nama MCL ke ranah hukum lantaran yang bersangkutan dinilai tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kami selaku korban merasa dirugikan. Tidak ada iktikad baik dari Mourin. Terpaksa harus kami laporkan ke polisi," tegas Chester Jeveline Thaniago, Minggu (11/10/2026).

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan bahwa laporan tersebut sudah masuk dan tengah ditangani oleh jajaran penyidik.

"Benar, laporan terkait dugaan perkara tersebut telah diterima Polda Jawa Timur dan saat ini sedang ditindaklanjuti oleh penyidik sesuai prosedur," katanya saat dikonfirmasi selalu.id, Senin (12/10/2026).

Baca Juga: Jabat Kapolda Bali, Irjen Pasma Royce Dilepas Haru Keluarga Besar Polda Jatim

Abast menjelaskan, pihak penyidik saat ini terus mengumpulkan keterangan serta mendalami bukti-bukti pendukung.

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.

Mengenai munculnya isu dugaan aliran dana hasil arisan yang mengalir ke sebuah bisnis SPA, pihak kepolisian menegaskan masih melakukan pembuktian secara menyeluruh.

Baca Juga: Kapolri Rombak Pati, Irjen Dekananto Jabat Kapolda Jatim

"Terkait dugaan adanya aliran dana sebagaimana yang disampaikan pihak pelapor, hal tersebut tentunya masih perlu didalami dan dibuktikan dalam proses penyelidikan. Kami tidak ingin mendahului hasil proses hukum yang sedang berjalan," jelas Abast.

Polda Jatim pun mengimbau kepada seluruh korban untuk tetap bersabar dan memercayakan proses hukum yang sedang berjalan.

Pihaknya berjanji akan menyampaikan perkembangan informasi secara terbuka setelah ada hasil dari proses penyelidikan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.

Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Informasi awal, bayi itu sempat ditangani medis di salah satu rumah sakit di Sidoarjo sebelum akhirnya harus dirujuk ke Surabaya karena kondisi yang memburuk.

Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Langkah ini dinilai esensial membangun keseimbangan yang ideal antara tuntutan profesionalisme kerja dan pemenuhan kebutuhan untuk tetap sehat serta bugar.

Potret Semangat Siswa SDN 2 Ploso Nganjuk Belajar dengan Lesehan di Gedung Darurat

Langkah pengungsian KBM ini diambil lantaran gedung utama SDN 2 Ploso tengah direhabilitasi total. Pihak sekolah mewajibkan area proyek steril demi keselamatan.

Bayi 28 Hari Meninggal Usai Diberi Makan Telur di Surabaya, IDAI: Asi Makanan Terbaik

Bayi tersebut menghembuskan napas terakhirnya di RSUD dr Soetomo.

Hari Jadi ke-81 Jatim, Bupati Sidoarjo Soroti Pertumbuhan Ekonomi dan Keterbukaan Informasi Desa

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kontribusi Sidoarjo terhadap perekonomian provinsi di tengah dorongan peningkatan investasi dan penyerapan tenaga