Senin, 12 Okt 2026 17:40 WIB

Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

TPK Merauke saat jalankan program jalan sehat bersama. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).
TPK Merauke saat jalankan program jalan sehat bersama. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).

selalu.id - Sebagai wujud komitmen nyata terhadap kesejahteraan pegawai (employee wellbeing), PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke menyelenggarakan kegiatan jalan sehat bersama, Jumat (9/10/2026). 

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memupuk gaya hidup sehat, mempererat soliditas, serta menciptakan iklim kerja yang positif dan produktif di lingkungan terminal.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Di tengah tingginya dinamika operasional pelabuhan, manajemen TPK Merauke menyadari bahwa kesehatan fisik dan mental sumber daya manusia (SDM) adalah aset krusial bagi keberlangsungan bisnis perusahaan. 

Melalui program ini, perusahaan memfasilitasi para pegawai untuk sejenak melepaskan diri dari rutinitas, berolahraga, dan menyegarkan pikiran. 

Langkah ini dinilai esensial untuk membangun keseimbangan yang ideal antara tuntutan profesionalisme kerja dan pemenuhan kebutuhan untuk tetap sehat serta bugar (work-life balance).

Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa program ini diinisiasi sebagai instrumen untuk menyuntikkan motivasi baru sekaligus mempererat kekompakan antarpegawai.

“Di tengah kesibukan pekerjaan, penting bagi kita untuk berhenti sejenak dan meluangkan waktu menjaga kesehatan. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa berolahraga bersama, mempererat kebersamaan, dan kembali bekerja dengan semangat yang lebih positif. Harapannya, kebiasaan hidup sehat ini bisa terus kita terapkan dalam keseharian,” ujarnya.

Baca Juga: Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Tidak hanya program kebugaran, kegiatan ini memiliki korelasi yang erat dengan implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). 

TPK Merauke memandang bahwa menjaga kebugaran tubuh merupakan fondasi mendasar dalam membangun budaya keselamatan kerja yang optimal. 

Kondisi fisik yang prima akan memastikan setiap pegawai lebih sigap dan responsif dalam menjalankan tugas, khususnya di area operasional terminal yang memiliki risiko tinggi.

Menekankan aspek keselamatan tersebut, Tim HSSE TPK Merauke, Marthinus Koibur, menjelaskan bahwa kedisiplinan dalam penerapan HSSE sejatinya bermula dari tanggung jawab setiap individu terhadap kesehatan dirinya sendiri.

Baca Juga: Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

“Keselamatan bukan hanya soal mengikuti prosedur kerja, tetapi juga bagaimana kita menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan siap beraktivitas. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai untuk membiasakan pola hidup sehat dan menjadikan keselamatan sebagai bagian dari keseharian, baik di tempat kerja maupun di luar pekerjaan,” ungkapnya.

Melalui keberlanjutan program ini, TPK Merauke menargetkan agar pilar employee wellbeing dapat terintegrasi kuat menjadi bagian dari kultur perusahaan. 

Kesejahteraan pegawai tidak dipandang semata-mata dari metrik kesehatan fisik, melainkan juga tercermin dari terciptanya relasi kerja yang harmonis, lingkungan operasional yang saling mendukung, serta terbukanya ruang bagi karyawan untuk menjaga kualitas kehidupan pribadi dan profesionalnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Informasi awal, bayi itu sempat ditangani medis di salah satu rumah sakit di Sidoarjo sebelum akhirnya harus dirujuk ke Surabaya karena kondisi yang memburuk.

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.

Potret Semangat Siswa SDN 2 Ploso Nganjuk Belajar dengan Lesehan di Gedung Darurat

Langkah pengungsian KBM ini diambil lantaran gedung utama SDN 2 Ploso tengah direhabilitasi total. Pihak sekolah mewajibkan area proyek steril demi keselamatan.

Bayi 28 Hari Meninggal Usai Diberi Makan Telur di Surabaya, IDAI: Asi Makanan Terbaik

Bayi tersebut menghembuskan napas terakhirnya di RSUD dr Soetomo.

Hari Jadi ke-81 Jatim, Bupati Sidoarjo Soroti Pertumbuhan Ekonomi dan Keterbukaan Informasi Desa

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator kontribusi Sidoarjo terhadap perekonomian provinsi di tengah dorongan peningkatan investasi dan penyerapan tenaga

Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Ketiga pelaku yakni AG (24), warga Dlambak Laok, Tanah Merah, MZ (34), warga Desa Tunjung, Burneh dan MS (35), warga Desa Alok, Burneh, Bangkalan.