HUT ke-81 Jatim: Wali Kota Mojokerto Tekankan Semangat Unggul, Maju Berkelanjutan
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Senin, 12 Okt 2026 13:33 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota Mojokerto memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan menggelar upacara di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Senin (12/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat. Hadir jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat dan lurah, ASN, TNI, hingga perwakilan siswa SMA se-Kota Mojokerto.
Baca Juga: Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, atau Ning Ita, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia juga membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur dengan tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”.
Dalam sambutan yang dibacakan Ning Ita, Gubernur Jatim menyebut usia 81 tahun provinsi ini adalah hasil kerja keras dan pengabdian banyak generasi.
Pondasi pemerintahan, persatuan, hingga capaian pembangunan hari ini disebut sebagai warisan yang harus dijaga bersama.
“Semangat itu harus kita wujudkan lewat pendidikan generasi muda, peningkatan kesejahteraan keluarga, perluasan lapangan kerja, serta menghadirkan pemerintahan profesional dan pelayanan publik yang prima,” kata Ning Ita.
Makna Tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan
Tema tahun ini memiliki tiga penekanan utama.
1. Unggul: Meningkatkan kualitas dan daya saing SDM Jatim.
2. Maju: Membuka akses masyarakat agar hidup lebih baik.
3. Berkelanjutan: Membangun dengan tetap menjaga lingkungan untuk masa depan.
Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB
“Ini adalah tekad kita untuk terus berinovasi dan bertransformasi di semua sektor pembangunan,” lanjut Ning Ita.
Gubernur juga menyoroti Nawa Bhakti Satya, 9 program prioritas Pemprov Jatim 2025-2029. Sembilan pilar itu adalah: Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Akses, Jatim Agro, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Berkah Amanah, Jatim Harmoni, dan Jatim Lestari.
Tujuan utamanya mempercepat pengentasan kemiskinan, menekan ketimpangan, memperluas kerja, memperkuat pendidikan dan kesehatan, serta menjaga harmoni sosial dan kelestarian alam.
Beberapa data terbaru juga disampaikan. Per Maret 2026, angka kemiskinan Jatim turun menjadi 9,06�ri sebelumnya 9,50%.
Baca Juga: Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa
Tingkat Pengangguran Terbuka pada Mei 2026 tercatat 3,42%.
Di sektor transportasi, layanan Trans Jatim terus diperluas untuk memperkuat konektivitas antar daerah. Sementara di pendidikan, program beasiswa dan penguatan SMK vokasi terus didorong untuk mencetak SDM unggul.
Peringatan HUT ke-81 ini juga jadi momentum memperkuat sinergi antara Pemprov Jatim dengan kabupaten/kota. Koordinasi, data yang valid, dan anggaran tepat sasaran disebut penting agar program benar-benar dirasakan masyarakat.
“Melalui momentum ini, mari kita jaga semangat pengabdian, perkuat kolaborasi, dan tingkatkan kualitas pelayanan publik demi Jawa Timur yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor : Zein Muhammad