Senin, 12 Okt 2026 14:43 WIB

HUT ke-81 Jatim: Wali Kota Mojokerto Tekankan Semangat Unggul, Maju Berkelanjutan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bertindak sebagai inspektur upacara. (Pemkot Mojokerto for selalu.id)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bertindak sebagai inspektur upacara. (Pemkot Mojokerto for selalu.id)

selalu.id - Pemerintah Kota Mojokerto memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan menggelar upacara di Lapangan Sasana Praja Abhipraya, Balai Kota Mojokerto, Senin (12/10/2026). 

Upacara berlangsung khidmat. Hadir jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat dan lurah, ASN, TNI, hingga perwakilan siswa SMA se-Kota Mojokerto. 

Baca Juga: Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, atau Ning Ita, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia juga membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur dengan tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. 

Dalam sambutan yang dibacakan Ning Ita, Gubernur Jatim menyebut usia 81 tahun provinsi ini adalah hasil kerja keras dan pengabdian banyak generasi. 

Pondasi pemerintahan, persatuan, hingga capaian pembangunan hari ini disebut sebagai warisan yang harus dijaga bersama. 

“Semangat itu harus kita wujudkan lewat pendidikan generasi muda, peningkatan kesejahteraan keluarga, perluasan lapangan kerja, serta menghadirkan pemerintahan profesional dan pelayanan publik yang prima,” kata Ning Ita. 

Makna Tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan
Tema tahun ini memiliki tiga penekanan utama. 

1. Unggul: Meningkatkan kualitas dan daya saing SDM Jatim.
2. Maju: Membuka akses masyarakat agar hidup lebih baik.
3. Berkelanjutan: Membangun dengan tetap menjaga lingkungan untuk masa depan. 

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

“Ini adalah tekad kita untuk terus berinovasi dan bertransformasi di semua sektor pembangunan,” lanjut Ning Ita. 

Gubernur juga menyoroti Nawa Bhakti Satya, 9 program prioritas Pemprov Jatim 2025-2029. Sembilan pilar itu adalah: Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Akses, Jatim Agro, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Berkah Amanah, Jatim Harmoni, dan Jatim Lestari. 

Tujuan utamanya mempercepat pengentasan kemiskinan, menekan ketimpangan, memperluas kerja, memperkuat pendidikan dan kesehatan, serta menjaga harmoni sosial dan kelestarian alam. 

Beberapa data terbaru juga disampaikan. Per Maret 2026, angka kemiskinan Jatim turun menjadi 9,06�ri sebelumnya 9,50%. 

Baca Juga: Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Tingkat Pengangguran Terbuka pada Mei 2026 tercatat 3,42%. 

Di sektor transportasi, layanan Trans Jatim terus diperluas untuk memperkuat konektivitas antar daerah. Sementara di pendidikan, program beasiswa dan penguatan SMK vokasi terus didorong untuk mencetak SDM unggul. 

Peringatan HUT ke-81 ini juga jadi momentum memperkuat sinergi antara Pemprov Jatim dengan kabupaten/kota. Koordinasi, data yang valid, dan anggaran tepat sasaran disebut penting agar program benar-benar dirasakan masyarakat. 

“Melalui momentum ini, mari kita jaga semangat pengabdian, perkuat kolaborasi, dan tingkatkan kualitas pelayanan publik demi Jawa Timur yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Ketiga pelaku yakni AG (24), warga Dlambak Laok, Tanah Merah, MZ (34), warga Desa Tunjung, Burneh dan MS (35), warga Desa Alok, Burneh, Bangkalan.

Eks Kader Berlabuh ke PSI, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji Bungkam

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan dari Armuji maupun DPC PDIP Surabaya mengenai hal tersebut.

Wisata Petik Jambu di Mojokerto Gratis Masuk, Bisa Makan Sepuasnya Cuma Rp15 Ribu/Kg

Petik sendiri, makan sepuasnya di kebun, dan bawa pulang buah segar dengan harga murah.

Top 5 Berita: PSI hingga Bayi Meninggal Dunia Usai Diduga Dicekoki Telur

Kelima berita yang banyak dibaca sangat bervariasi mulai politik hingga peristiwa.

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.