Minggu, 11 Okt 2026 00:00 WIB

Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

Rekaman cctv yang menunjukkan diduga pelaku menarik sejumlah uang di ATM. (Istimewa)
Rekaman cctv yang menunjukkan diduga pelaku menarik sejumlah uang di ATM. (Istimewa)

selalu.id — Seorang perempuan berinisial YCAF (32), warga Benowo, Surabaya yang juga istri anggota kepolisian, diduga melakukan pembobolan saldo rekening teman pribadinya. Korban kehilangan uang sebesar Rp4,5 juta ditarik melalui mesin ATM. 

Korban, Amelia Ulfa Suhartono (23), melaporkan dugaan tersebut ke Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan LP/B/1895/IX/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR pada 18 September 2026. 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Kejadian berawal saat Amelia berkunjung ke kediaman YCAF pada Kamis, 3 Agustus 2026 dan menginap di sana. Saat hendak pulang Jumat pagi sekitar pukul 02.00 WIB, ia menyadari kartu ATM-nya hilang. Saat ditanyakan, YCAF mengaku tidak menemukannya. 

"Tanggal 5 Agustus pukul 00.30 WIB saya hubungi terlapor, tanya ada ATM saya di sofa tidak, dia jawab tidak ada," kata Amelia saat dikonfirmasi. 

Keesokan harinya, sekitar pukul 05.00 WIB, Amelia menerima notifikasi penarikan tunai sebesar Rp4,5 juta yang ditarik dalam dua kali transaksi masing-masing Rp2,5 juta dan Rp2 juta di Unit BRI Benowo. 

Baca Juga: PN Surabaya Kabulkan Gugatan Pembeli Apartemen Trans Icon di Surabaya

Alih-alih langsung diproses sebagai pencurian, saat keduanya mendatangi Polsek Pakal pada 6 Agustus, laporan yang dibuat justru hanya berupa surat keterangan kehilangan kartu ATM. YCAF bahkan menuduh teman korban yang lain, berinisial RDS, sebagai pelaku. Tuduhan itu sempat merenggangkan hubungan pertemanan Amelia dan RDS. 

Setelah meminta rekaman CCTV di kantor BRI Jemursari pada awal September, Amelia melihat sosok yang melakukan penarikan. Berdasarkan postur tubuh, kendaraan, dan alas kaki yang dikenakan, ia yakin pelaku adalah YCAF. Upaya mediasi yang dilakukan pun gagal karena YCAF menolak hadir. 

Amelia menduga YCAF mengetahui nomor PIN ATM-nya saat mereka berbelanja bersama di minimarket, ketika Amelia memasukkan kode PIN untuk transaksi pembayaran. 

Baca Juga: Investasi Surabaya jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja, Tembus Rp23,6 T

Kapolsek Pakal Kompol Sugeng Rianto membenarkan pihaknya kini menangani kasus tersebut setelah berkas dilimpahkan dari Polrestabes Surabaya. "Benar, berkasnya dilimpahkan ke kami baru minggu ini. Untuk kasusnya masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya singkat. 

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Ke depan, ekspansi bisnis diharapkan berjalan beriringan dengan kepatuhan hukum dan peningkatan kualitas layanan jemaah.

Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai

Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.

4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Jaraknya juga tidak jauh dari Surabaya, jadi pas untuk “short escape” tanpa harus keluar kota jauh.

Top 5 Berita: Frontage Road Buduran Bisa Nikmati Sunset Sambil BBQ'an 

Berita yang banyak dibaca sangat bervariatif

Hasil Super League Persebaya vs Isenmulang Kalteng FC, Bajol Ijo Menang Tipis

Tambahan 3 poin ini mendongkrak posisi Persebaya Surabaya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin, terpaut satu poin dari Persija.