Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai
- Penulis : Redaksi
- | Sabtu, 10 Okt 2026 13:57 WIB
selalu.id - Kecanduan gadget pada anak usia dini jadi perhatian serius. Untuk mengatasinya, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk menggelar lomba mewarnai sebagai bagian dari Festival Literasi 2 tahun 2026 di Gedung Wanita, Sabtu (10/10/2026).
Sebanyak 200 anak dari jenjang TK dan PAUD se-Kabupaten Nganjuk ikut ambil bagian. Mereka berasal dari IGABA, IGTKI, IGRA, dan HIMPAUDI. Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi menggambar. Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.
Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Nganjuk, Alwiah Supu Yusuf, mengatakan lomba ini sengaja dibuat agar anak lebih banyak beraktivitas kreatif daripada terpaku pada layar.
“Tujuan kegiatan ini untuk menstimulasi otak anak, motorik halus khususnya, untuk persiapan memasuki jenjang sekolah dasar,” jelas Alwiah.
Ia juga membenarkan kegiatan ini jadi salah satu cara mengalihkan anak dari HP.
“Ya, salah satunya untuk mengalihkan. HP memang kita butuhkan, tapi anak-anak kita fokuskan untuk mewarnai dan menggambar,” tambahnya.
Menurut Alwiah, Festival Literasi sudah masuk tahun kedua dan menjadi agenda rutin. Tahun ini digelar selama tiga hari, 8-10 Oktober 2026.
Rangkaian Acara Padat
Selain lomba mewarnai, festival juga diisi berbagai kegiatan menarik. Ada Ngopi Literasi bersama Bupati dengan Ketua OSIS dan perwakilan BEM se-Nganjuk. Kemudian workshop kepenulisan bersama Perpusnas Press, serta bedah buku bareng penulis nasional Khoirul Trian.
Animo masyarakat cukup tinggi. Setiap hari tercatat lebih dari 1.000 anak dan pelajar datang mengunjungi festival ini.
Tahun Depan Konsep Lebih Variatif
Untuk 2027, Alwiah menyebut konsep festival akan dikembangkan lagi agar lebih beragam.
“Insyaallah tahun depan kita laksanakan lagi, tapi dengan variasi berbeda. Selain mewarnai dan menggambar, bisa ada tari, pidato anak, atau Fildacil,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Nganjuk berharap budaya literasi semakin tumbuh. Sekaligus menjadi solusi kreatif menekan ketergantungan anak pada gadget sejak dini.
Reporter: Yohanes Arberto
Editor : Achmad Supriyadi