Rabu, 07 Okt 2026 22:10 WIB

Jawaban Santai Wapres Gibran soal Putusan MK dalam Kasus Ijazah

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. (Dok. Sekretariatan Kepresidenan).
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. (Dok. Sekretariatan Kepresidenan).

selalu.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka akhirnya angkat bicara merespons hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik ijazahnya.

Gibran menegaskan dirinya menghormati penuh seluruh tahapan serta proses hukum yang berjalan di MK.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran di sela-sela kunjungannya dalam pameran INACRAFT 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

"Kita hormati seluruh tahapan-tahapan dan proses-proses yang ada di MK. Yang paling penting sekarang, saya akan terus fokus bekerja untuk masyarakat dan mensukseskan visi-misi dan program dari Bapak Presiden selaku pimpinan kami," kata Gibran kepada awak media.

Menanggapi tudingan pihak pemohon gugatan yang menyebut dirinya tidak mengantongi ijazah setingkat SMA, Gibran pun menepisnya dengan santai.

"Kalau saya nggak lulus SMA, kan saya nggak mungkin bisa kuliah. Saya kan kuliah sampai S1 juga di Singapura," tegas mantan Wali Kota Solo tersebut.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Sebelumnya, sidang Mahkamah Konstitusi pada Selasa (6/10/2026) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah setingkat SMA di luar negeri.

Kendati demikian, MK menegaskan tidak dapat mengabulkan tuntutan pemohon untuk mendiskualifikasi Gibran dari jabatan Wapres.

Hal itu dikarenakan seluruh tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) telah selesai dilaksanakan, sehingga perkara ini berada di luar ranah sengketa hasil pemilu.

Baca Juga: Soal Desakan Ganti Wapres Gibran, Begini Tanggapan Kaesang

Berdasarkan rekam jejak pendidikannya, Gibran tercatat pernah menempuh studi di Orchid Park Secondary School, Singapura. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di negara yang sama, yakni di Management Development Institute of Singapore (MDIS) hingga lulus pada 2007.

Setelah itu, Gibran kembali meneruskan studinya pada program Insearch di University of Technology, Sydney (UTS), Australia, dan lulus pada 2010.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Momen Siswa MI Surabaya Suarakan Bahaya Tergerusnya Budaya di Era Digital

Pentas ini ini tidak sekadar jadi pelengkap kemeriahan tradisi tahunan Sedekah Bumi Lidah Wetan, Surabaya tetapi mampu menjadi pengingat bagi generasi penerus.

Aturan Baru Sound Horeg di Sidoarjo

DPRD Sidoarjo menegaskan pembahasan ini tidak ditujukan untuk menghapus keberadaan sound horeg, melainkan menyelaraskan kebijakan demi kebaikan bersama.

Bawa Ayam Krispi Isi Sabu ke Lapas Porong, Nenek asal Surabaya Diamankan

Total narkoba jenis sabu yang disita dari dalam ayam goreng krispi itu seberat 17,11 gram. Sabu itu merupakan pesanan dari napi di dalam Lapas Porong.

Tim Tabur Gabungan Ringkus Buronan Rp60 Miliar Oktavanus Katili di Gorontalo

Langkah eksekusi ini dilakukan untuk menjalankan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1986/K.Pid.Sus/2018 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Bupati Cup Atletik Jember Digelar, Ribuan Bakat Muda Dibidik Masuk Radar Prestasi

Ajang ini ditargetkan jadi langkah awal menemukan talenta baru sekaligus membangun ekosistem atletik Jember untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Cabuli Anak di Bawah Umur, Eks Pengurus Perbankin Surabaya Cuma Divonis Dua Tahun

Keluarga korban berharap upaya hukum selanjutnya dapat memberikan putusan yang setimpal dengan dampak yang dialami anaknya.