Rabu, 21 Okt 2026 21:31 WIB

Pasien Covid-19 Nihil, Hotel Asrama Haji Bakal Ditutup Menyusul RS Indrapura

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Apr 2022 13:30 WIB
Pelepasan pasien sembuh Covid-19 di Hotel Asrama Haji Surabaya
Pelepasan pasien sembuh Covid-19 di Hotel Asrama Haji Surabaya

selalu.id - Setelah Rumah Sakit Lapangan Indrapura ditutup, kini giliran Hotel Asrama Haji (HAH) yang menangani pasien Covid-19 direncanakan akan ditutup.

Tercatat semenjak dua minggu terakhir tidak ada pasien Covid-19 yang masuk. Pemerintah Kota Surabaya berencana mengembalikan fungsi HAH sebagai tempat jemaah haji.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala UPT Asrama Haji Surabaya, Sugianto mengatakan bahwa rencana itu sudah diumumkan semenjak dua minggu lalu sejak pasien covid-19 nihil sehingga bakal ditutup menjelang ibadah haji.

"Mau dinonaktifkan menjelang pelaksanaan ibadah haji," kata Sugianto, Rabu (13/4/2022).

Sugianto menyampaikan, nantinya sebelum diserahkan ke Pemkot Surabaya, akan dilakukan perbaikan beberapa sarana dan prasana yang rusak setelah dipakai untuk isoman bagi pasien Covid-19.

"Semua lini kerusakan diperbaiki, baik kerusakan kecil maupun barang-barang yang hilang di kamar akan menjadi tanggung jawab pemkot," kata Sugianto.

Yang diperbaiki, kata dia mencontohkan, seperti bantal, kasur rusak, kulkas dan ac yang rusak seluruhnya akan diganti oleh pemkot.

"Kami terima kasih atas sikap dan komitmen pemkot untuk bertanggung jawab memperbaiki sarana rusak yang dipakai oleh isoman Covid-19," ucap Sugianto.

Lebih lanjut ia menyampaikan, jika semua sudah rampung dan dinyatakan tidak ada lagi pasien Covid-19 yang melakukan isoman, bakal dilakukan serah terima secara formal dari Pemkot Surabaya kepada pihak Asrama Haji.

"Sterilisasi tetap diagendakan sebelum Asrama Haji diserahkan kepada kami oleh pemkot," terangnya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Sementara itu, Pemkot Surabaya akan mulai memperbaiki sarana dan prasana HAH yang sebelumnya dijadikan isoter bagi masyarakat yang terkena Covid-19.

Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Surabaya, Ridwan Mubarun menargetkan perbaikan HAH oleh pemkot maksimal selesai 30 April mendatang.

"Jadi selama ini, kami dipinjamkan sama Kemenag. Hotel Asrama Haji untuk tempat isolasi. Dengan kondisi saat ini, kami punya waktu membenahi hal-hal apa saja yang kurang. Seperti perbaikan fasilitas, sarana prasarana," ujarnya.

Ridwan mengatakan, pihaknya telah menerima informasi dari UPT Asrama Haji Surabaya, bahwa semua Asrama Haji di Indonesia harus mulai disiapkan untuk penerimaan jemaah haji.

"Diperkirakan tahun ini bakal ada jemaah haji untuk Indonesia. Mengingat, mulai bulan April, Asrama Haji sudah tidak terima pasien," ujarnya.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Oleh karena itu, perbaikan serta perawatan harus sudah tuntas sebelum 30 April. Sehingga harus menyiapkan dokumen- dokumen untuk pengembalian.

Sekedar diketahui, Pemkot Surabaya menjadikan Asrama Haji sebagai tempat isolasi pasien Covid 19 warga Surabaya sejak Mei 2020.

Ribuan warga Surabaya datang dan pergi di lokasi tersebut untuk proses penyembuhan. Bahkan juga menangani Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Selama masa karantina, pasien Covid-19 di Hotel Asrama Haji menggunakan dua gedung, yakni Gedung Shofa dan Zamzam dengan kapasitas 600 orang. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.