Kamis, 22 Okt 2026 01:51 WIB

Cara Wali Kota Risma Beri Semangat ODP dan PDP di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Mei 2020 16:55 WIB

Surabaya (selalu.id) - Perhatian dan kepedulian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terhadap warganya yang berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG) serta yang terkonfirmasi Covid-19 terus ditingkatkan.

Jika sebelumnya setiap hari Wali Kota Risma memberikan intervensi berupa permakanan, minuman tradisional pokak dan telur. Kali ini, Presiden UCLG Aspac ini tak segan menghubungi satu per satu pasien melalui gawainya untuk menanyakaan kondisi mereka yang tengah berjuang melakukan isolasi diri atau berjaung melawan Covid-19.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Rasa empati itu pun terlihat hari ini menjelang siang. Di Depan Balai Kota Surabaya, dia tampak klesetan sambil mengutak atik ponsel sembari membawa secarik kertas yang berisikan data base. Satu persatu dia sapa dengan sopannya. Tak sedikit dari warga yang menerima telpon itu tercengang dan bergembira mendengar suara Wali Kota Risma menanyakan keadaannya.

“Ibu, gimana kondisinya ibu? Ibu sudah tes? yang pertama negatif pakai swab. Kedua positif dan kemarin itu hasilnya sudah negatif ya,” kata Wali Kota Risma kepada salah satu pasien yang dihubunginya.

Kemudian ia juga menanyakan hasil tes pasien yang terbaru yang ternyata hasil tes swabnya belum keluar. Seketika ia memastikan kepada pasien untuk menghubungi rumah sakit tempat dimana pasien melakukan tes, agar segera diketahui hasilnya. “Yang keempat seharusnya tanggal dua udah keluar. Nanti saya cek dan langsung saya kabari ke jenengan ya Bu,” urainya.

Tidak lama setelah itu, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini pun meminta Kepala Dinas Kesehatan Febria Rachmanita untuk menghubungi pihak rumah sakit. Selang satu menit ia kembali menghubungi pasien lain dan memastikan kesehatan mereka.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

“Halo selamat siang Bapak. Gimana kondisi Bapak? Saya Risma Pak. Senin kemarin sudah tes belum dapat hasilnya ya? Bapak tes sendiri apa didampingi Ibu? kemarin swab dimana Pak?. Lalu setelah itu tes lagi? oh belum di tes to,” tanya Wali Kota Risma penuh harapan.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara mengungkapkan memang jika ada waktu luang, Wali Kota Risma selalu menelpon warganya yang sedang dalam pantauan agar dapat berinteraksi sekaligus memberi semangat.

“Biasanya, kalau ada waktu luang, Bu Wali selalu menelpon para ODP, OTG dan PDP,” kata Febri di Kantor Bagian Humas Jalan Jimerto Surabaya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Ia pun menjelaskan selain itu, perhatian ini diberikan agar warga yang bertatus sebagai ODP, PDP, OTG maupun yang terkonfirmasi dapat melawan virus corona melalui peningkatan imunitas tubuh masing-masing.

“Perhatian beliau ini menjadi semangat tersendiri untuk mereka agar imunnya meningkat dan lekas pulih. Ini bentuk perhatian dan empati Bu Wali kepada warganya,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).