Kamis, 22 Okt 2026 05:40 WIB

Pasar Turi Baru Sepi Pengunjung, Pedagang: Kurang Promosi dan Inovasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Mar 2022 19:44 WIB
Suasana di Pasar Turi Baru
Suasana di Pasar Turi Baru

selalu.id - Pedagang Pasar Turi Baru keluhkan sepinya pengunjung setelah sepekan membuka stan disana. Disebutkan pembeli masih ramai saat berdagang di TPS.

Pedagang mengaku dalam waktu sehari saja, pembeli mereka yang datang tak sampai lima orang. Sebab itu, kini mereka (pedagang) mengandalkan penjualan berbasis online.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Arifin salah satu pedagang di Lantai 1 Pasar Turi Baru mengaku, saat ini dirinya  beralih jualan online. Karena jualannya sepi.

"Sehari kadang tiga orang.Tapi ada yang ambil pesanan dari luar kota, soalnya kami juga jualan online," kata Arifin, Kamis (31/3/2022).

Selain itu, kata dia, untuk pengunjung malah cenderung, lebih banyak ketika menghuni tempat penampungan sementara (TPS).Hal itu dikarenakan, lokasi TPS yang lebih mudah dijangkau.

Arifin tak menampik jika fasilitas yang disediakan Pasar Turi Baru lebih memadai, namun butuh promosi dan branding yang lebih kencang lagi untuk menghadirkan pengunjung.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Langganan sebenarnya ada, cuma kan ini juga harus cari-cari pembeli lagi. Saya sih sudah ngabarin ke langganan saya kalau pindah di sini (Pasar Turi Baru)," terangnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Wiranto pedagang lainnya. Pengunjung malah lebih banyak saat dirinya berjualan di TPS.

Padahal, saat boyongan dirinya sudah memberi tahu pelanggan setianya soal lokasi stand baru di Pasar Turi.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Aku sementara ini masih sistem WA nanti diambil di luar," ujarnya.

Dia berharap pada bulan Ramadan nanti jumlah pengunjung bisa meningkat.

"Ya supaya ada inovasi dari manajemen biar cepat rame," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).