Selasa, 20 Okt 2026 10:41 WIB

Kapolrestabes Surabaya Sidak Minyak Goreng di Pasar Tembok, Ini Temuannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Mar 2022 11:55 WIB
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan saat sidak di Pasar Tembok Surabaya
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan saat sidak di Pasar Tembok Surabaya

selalu.id - Polrestabes Surabaya menggelar sidak terkait ketersediaan dan harga minyak goreng di Pasar Tembok, Selasa (22/3/2022).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan, mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan minyak goreng kemasan dan curah di pasar-pasar modern maupun di Pasar rakyat.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Hari ini Saya (mengecek) di salah satu toko Pasar Tembok bersama pemilik Ibu Ria dan menjelaskan bahwa untuk saat ini keberadaan minyak goreng untuk stok cukup," kata Yusep.

Yusep menyampaikan, ketersediaan minyak goreng toko bu Ria untuk stok per hari sekitar 200 dus. Satu dus ada 6 kemasan per 2 liter, untuk harga minyak goreng curah untuk 2 kilo sekitar harga Rp 47 ribu.

"Itu untuk langganan. Namun kebijakan dari Ibu Ria ini sendiri membedakan antara member dengan non member,"tuturnya.

Hal ini dilakukan Ibu Ria untuk mengantisipasi adanya pembelian yang berlebihan yang dilakukan bukan dari langganannya.

"Namun untuk member sendiri menyesuaikan dengan harga yang memang ada di pasaran,"ujarnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Lebih lanjut Yusep menyampaikan, untuk sementara ketersediaan stok minyak goreng tidak ada permasalahan. Ia mengaku juga mengecek penjual eceran yang ada di pinggir jalan harganya pun juga sama.

"Kami tadi juga cek di salah satu penjual eceran di pinggir jalan dan harganya pinggir jalan harganya hampir sama Rp 47 ribu untuk per 2 liter,"jelasnya.

Yusep berharap kepada masyarakat agar dapat bekerjasama, membeli sesuai kebutuhan yang saat ini mulai landai.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Ibu Ria menyampaikan pembelian mulai berkurang,"ujarnya.

Ria menyampaikan bahwa stok pendistribusian tokonya sudah cukup banyak dibanding minggu lalu,

"Kalau minggu kemarin, itu kebutuhan stok kita dikirim hanya maksimal 15 sampai 25 dus. Tapi per kemarin itu kita sudah bisa dikirimi 200 dus, tapi dengan harga yang sudah kembali normal di atas tidak ada ketentuan HET,"ucapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.