Kamis, 22 Okt 2026 06:35 WIB

TPS Dibongkar, 157 Pedagang Boyongan Masuk ke Pasar Turi Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Mar 2022 12:41 WIB
Suasana di Pasar Turi Baru
Suasana di Pasar Turi Baru

selalu.id - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, memberikan fasilitas angkutan mobil, untuk memindahlan barang dagangan pedagang dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke dalam Pasar Turi Baru.

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Moch Awaludin Arief mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke 157 pedagang TPS Pasar Turi Jumat (18/3/2022) lalu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Kami sebelumnya sudah memberitahu pedagang TPS Pasar Turi baru melalui surat edaran, agar segera memindahkan barang dagangannya," kata Awaludin, Minggu (20/3/202)

Pihaknya akan melakukan pembongkaran TPS mulai hari ini 21 Maret 2022. Sehingga Pemkot memfasilitasi transportasinya supaya cepat.

Awaludin menjelaskan, sudah ada tiga unit mobil bak terbuka (Pikap) yang disediakan untuk pedagang TPS Pasar Turi. Bukan hanya pikap, Dinkopdag Surabaya juga menyediakan karung yang digunakan untuk mengemasi barang dagangan para pedagang TPS Pasar Turi.

"Jadi, kami bukan hanya mengingatkan, dalam sosialisasi ini kami siap memberikan bantuan fasilitas angkutan dan 1000 karung untuk berkemas hari ini. Ribuan karung itu langsung ludes," jelas Awaludin.

Lebih lanjut Awaludin menjelaskan, adasebagian pedagang yang belum pindah ke Pasar Turi Baru, karena belum menerima kunci di stan yang baru.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

"Informasi dari PT Gala Bumi Perkasa, hari ini akan dilakukan penyerahan kunci stan yang baru kepada para pedagang yang belum menerima," jelasnya.

Hal itu juga disebabkan, karena ada beberapa pedagang yang baru membayar 20 persen dan baru mendaftar pada pekan lalu. Awaludin berharap, hari ini seluruh pedagang bisa segera berkemas dan memindahkan barangnya dagangannya ke Pasar Turi Baru.

Salah satu pedagang, Arifin, tampak sibuk berkemas memindahkan barang dagangannya ke dalam stan di Pasar Turi Baru. Ia mengaku, sudah mempersiapkan diri untuk pindah ke stan barunya di Lantai 1 Pasar Turi Baru dari kemarin, setelah menerima sosialisasi dari Pemkot Surabaya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Sudah dari kemarin kami melakukan persiapan. Rencananya nanti bareng-bareng pindahannya dengan teman-teman pedagang yang lain," ujar pedagang seragam sekolah tersebut.

Selain Arifin, ada Ahkyan yang sudah memindahkan barang dagangannya ke dalam Pasar Turi Baru. Pedagang seragam dinas TNI/Polri di lantai 1 Pasar Turi Baru itu mengaku, sudah menerima sosialisasi rencana pemindahan sejak dua hari lalu. Oleh karena itu, saat ini dia mulai menata barang dagangannya di stan yang baru.

"Katanya disuruh bersih semua yang di TPS. Makanya saya pindahkan semua ke Pasar Turi Baru," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).