Rabu, 21 Okt 2026 19:44 WIB

Pengayuh Becak Ditemukan Tewas di Pasar Tanjung Mojokerto

Inafis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi dan olah TKP. (foto: ist)
Inafis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi dan olah TKP. (foto: ist)

selalu.id - Seorang pengayuh becak ditemukan tak bernyawa dengan posisi duduk di salah satu kios ikan di Pasar Tanjung, Kota Mojokerto, Senin (11/5/2026) dini hari.

Korban bernama Jainul Asad, 65, tukang becak asal Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Korban pertama kali ditemukan oleh salah satu pedagang yang curiga dengan posisi tidur korban.

Baca Juga: 21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jinarwan mengatakan, saksi tersebut memanggil nama korban namun tidak ada respon.

"Saksi khawatir korban terjatuh dari tempat duduk. Korban dipanggil tapi tidak merespons. Setelah dicek ternyata korban lemas seperti pingsan, kemudian saksi melapor ke PMI," ujar Jinarwan, Senin (11/5/2026).

Petugas di lokasi kemudian memastikan Jainul sudah tidak bernyawa. Sontak hal ini mengejutkan warga pasar.

Baca Juga: Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sebab sebelumnya, sekitar pukul 01.30, saksi melihat korban pindah tidur dari kios sayur ke lokasi. Kepolisian turut langsung melakukan olah TKP. Sejumlah barang milik Jainul turut diamankan petugas. Berupa krupuk, sebotol air mineral hingga dompet berisi uang tunai dan kartu identitas milik korban.

"Kemudian jenazah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk divisum," terangnya. 

Pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh Jainul. Diduga, korban tewas akibat serangan jantung.

Baca Juga: Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

"Keterangan pihak keluarga, korban punya riwayat sakit paru-paru dan jantung," pungkas Jinarwan.

Jasad korban kemudian diserahkan ke keluarga untuk segera dimakamkan. Pihak keluarga tidak berkenan jasad Jainul diotopsi dengan membuat surat pernyataan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.