Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Diduga Akibat Gas Bocor, Rumah di Banjarsengon Jember Dilalap Api

Kondisi dalam rumah pasca kebakaran di Banjarsengon Jember
Kondisi dalam rumah pasca kebakaran di Banjarsengon Jember

selalu.id - Kepanikan melanda warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu siang (9/5/2026). Sebuah rumah milik warga mendadak terbakar saat dalam keadaan kosong. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran tabung gas yang menyebabkan api cepat membesar hingga menjalar ke bagian atap rumah.

Rumah tersebut diketahui milik Mak’an (57), warga Jalan Sriti RT 001 RW 001, Kelurahan Banjarsengon. Saat kejadian sekitar pukul 13.00 WIB, pemilik rumah sedang bekerja, sementara istrinya pergi ke warung.

Baca Juga: Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Warga yang mengetahui adanya kobaran api langsung berupaya memberikan pertolongan. Dengan peralatan seadanya, mereka berjibaku memadamkan api sambil menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kepala BPBD Jember sekaligus Ketua Pusdalops PB, Edy Budi Susilo, mengatakan bahwa, pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera mengirim tim untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat.

“Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas yang menyebabkan api cepat membesar dan merembet ke atap rumah,” ujar Edy.

Selanjutnya Api berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar bersama warga melakukan proses pemadaman. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sebagian atap rumah mengalami kerusakan, sementara sebuah kasur dan sejumlah dokumen penting milik korban hangus terbakar," jelasnya.

Baca Juga: Gus Fawait Kenalkan Cerutu Jember Tembus Pasar Internasional di Podcast Total Politik

Tim BPBD Jember, saat memberikan bantuan korban terdampak di banjar sengan, 9/5/2026 (foto: Nurul/ selalu id)Tim BPBD Jember, saat memberikan bantuan korban terdampak di banjar sengan, 9/5/2026 (foto: Nurul/ selalu id)

Lebih lanjut Edy menyampaikan bahwa BPBD Jember bersama unsur terkait juga bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, makanan siap saji, lauk-pauk, paket kebersihan, selimut, family kit, paket sandang, hingga terpal untuk penanganan sementara bagian atap rumah yang rusak.

“Saat ini kondisi api sudah padam dan atap rumah sementara ditutup menggunakan terpal,” tambah Edy.

Baca Juga: Bupati Jember Tekankan Dana Desa Harus Turunkan Kemiskinan

Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Jember turut dibantu petugas Damkar, perangkat Kelurahan Banjarsengon, MDMC, RT/RW, serta warga sekitar.

BPBD Jember juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor gas dengan rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan tabung gas guna mencegah kebocoran yang berpotensi memicu kebakaran," pungkasnya.(ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.