Senin, 12 Okt 2026 21:14 WIB

Pemuda Tulungagung Gantung Diri di Mojokerto Itu Tinggalkan Surat Wasiat, Isinya Bikin Nangis

Ilustrasi gantung diri. (Dok. Freepik).
Ilustrasi gantung diri. (Dok. Freepik).

selalu.id - Muhammad Usma Faula Rozi (24), warga asal Kabupaten Tulungagung, yang ditemukan tewas gantung diri dalam kamar kos di Mojokerto itu meninggalkan surat wasiat.

“Dari hasil olah TKP, kami menemukan surat wasiat yang menyebut korban memiliki utang sekitar Rp26 juta,” kata Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Wisata Petik Jambu di Mojokerto Gratis Masuk, Bisa Makan Sepuasnya Cuma Rp15 Ribu/Kg

Meski begitu, polisi menegaskan masih akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Ini masih dugaan awal, kami masih menyelidiki kebenaran isi surat tersebut,” jelasnya.

Korban ditemukan tewas bermula dari kecurigaan penghuni kos yang mencium bau tidak sedap dari dalam kamar korban sejak beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Salah satu saksi, Tri Sulistiyo, yang penasaran kemudian mengecek kondisi kamar korban.

“Saya lihat ada lalat masuk lewat ventilasi, saya intip tidak ada orang. Saya masuk lewat jendela untuk buka pintu, ternyata korban sudah tergantung di pintu kamar mandi,” katanya.

Baca Juga: 4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Menurut Tri, korban terakhir terlihat beraktivitas pada Jumat (2/5/2026), dan sejak saat itu tidak pernah keluar kamar.

*Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dugaan Video Call Mesra dengan Pria Tersebar, Ruben Onsu Lapor ke Polda Metro Jaya

Saat ini, laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029

Di tengah dinamika perpindahan kader tersebut, Yuga menyatakan optimistis menghadapi agenda politik atau Pemilu pada 2029.

Puluhan Warga Ajung Jember jadi Korban Arisan-Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Saat ini, korban tengah mengumpulkan seluruh bukti transfer dan catatan transaksi untuk proses verifikasi faktual sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.

Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Informasi awal, bayi itu sempat ditangani medis di salah satu rumah sakit di Sidoarjo sebelum akhirnya harus dirujuk ke Surabaya karena kondisi yang memburuk.

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.