Selasa, 20 Okt 2026 08:12 WIB

Mengenal Monalisa, Layanan Ciamik dalam Mengurus Dokumen Kependudukan di Jember

Mobil Pelayanan Keliling Sadar Adminduk (Monalisa) besutan Dispendukcapil Jember. (Dok. Diskominfo Jember).
Mobil Pelayanan Keliling Sadar Adminduk (Monalisa) besutan Dispendukcapil Jember. (Dok. Diskominfo Jember).

selalu.id - Layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang dihadirkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember dalam program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku) mendapat sambutan antusias dari warga.

Kegiatan ini digelar di ruang terbuka hijau Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari pada Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Dalam kegiatan tersebut, Dispendukcapil Jember menghadirkan layanan Mobil Pelayanan Keliling Sadar Adminduk (Monalisa) untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro mengatakan bahwa dalam satu hari pelaksanaan, layanan ini mampu mencetak sekitar 70 dokumen.

Dokumen yang dilayani meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik (KTP-el), pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), pembaruan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, hingga dokumen kependudukan lainnya.

“Alhamdulillah, setiap kegiatan program Bunga Desaku, Dispendukcapil Jember selalu hadir dengan layanan Monalisa,” katanya.

Bambang menambahkan, masyarakat terlihat sangat antusias sejak pagi hingga siang hari untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Meski demikian, pihaknya mengimbau warga, khususnya di Kecamatan Mumbulsari untuk memanfaatkan layanan administrasi di tingkat kecamatan.

Hal tersebut menyusul telah berjalannya program Peta Cinta sejak awal Januari 2026.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

“Sekarang masyarakat sebenarnya sudah bisa mengurus dokumen cukup di kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Bambang memastikan bahwa ketersediaan blanko KTP di Jember masih dalam kondisi aman.

Sementara itu, salah satu warga Desa Suco, Lisa, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya layanan adminduk keliling tersebut.

Menurutnya, layanan jemput bola ini menjadi solusi nyata atas kendala jarak dan waktu yang selama ini dihadapi masyarakat.

“Awalnya saya bayangkan rumit, ternyata bisa diselesaikan dalam hitungan menit,” ungkapnya.

Baca Juga: Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Lisa mengaku sempat khawatir akan antrean panjang dan proses yang berbelit. Namun, pelayanan berlangsung cepat dan petugas sangat membantu.

“Saya tadi mengurus pembaruan KK dan KTP, prosesnya sangat mudah dan yang paling penting gratis tanpa pungutan sepeser pun,” jelasnya.

Menurut Lisa, kehadiran layanan ini sangat meringankan beban masyarakat karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi atau meninggalkan pekerjaan seharian.

“Kami tidak perlu lagi keluar ongkos bensin atau izin kerja seharian hanya untuk ke kota. Cukup datang ke sini, semua beres,” pungkasnya. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).