Selasa, 20 Okt 2026 09:00 WIB

Meski Cuaca Buruk, Ribuan Mahasiswa Hadiri Pelantikan HMCJ

Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberi arahan kepada mahasiswa penerima beasiswa di aula pemkab Jember Sabtu ( 28/3/2026) ( foto : Nurul selalu id)
Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberi arahan kepada mahasiswa penerima beasiswa di aula pemkab Jember Sabtu ( 28/3/2026) ( foto : Nurul selalu id)

selalu.id - Hujan deras disertai angin kencang tak menyurutkan semangat ribuan mahasiswa dalam menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Cinta Jember (HMCJ), Sabtu (28/3/2026).

Acara yang semula direncanakan berlangsung di halaman depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember terpaksa dipindahkan ke dalam area kantor akibat cuaca ekstrem. Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Muhamad Fawait, bersama jajaran Forkopimda serta sekitar 5.000 mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Muhamad Fawait menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.

“Ini adalah ajang silaturahmi anak-anak Jember yang mendapatkan beasiswa. Tadi hadir kurang lebih 5.000 mahasiswa. Walaupun terkendala cuaca, justru acara semakin terasa hangat dan seru,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pendidikan generasi muda melalui program beasiswa. Namun, ia mengingatkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa harus menjaga prestasi akademik serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah," ungkapnya.

Baca Juga: Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Lebih lanjut Bupati Jember juga menyampaikan bahwasannya ke depan akan dibentuk koordinator mahasiswa di setiap kampus melalui wadah Himpunan Mahasiswa Cinta Jember. Langkah ini bertujuan untuk memastikan informasi terkait beasiswa, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, dapat tersampaikan secara merata.

“Tahun 2025 sudah lebih dari 7.000 mahasiswa menerima beasiswa. Dalam 4 hingga 5 tahun ke depan, kami menargetkan bisa mencapai 20.000 mahasiswa Jember penerima beasiswa,” jelasnya.

Sementara ditempat terpisah, Salah satu penerima beasiswa, Melinda Bakda Maulidia, mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

Baca Juga: Bupati Jember Tekankan Dana Desa Harus Turunkan Kemiskinan

“Alhamdulillah, beasiswa ini sangat membantu saya, apalagi saya anak yatim. Ini menjadi jalan untuk meraih cita-cita saya,” ungkapnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat jaringan mahasiswa sekaligus membuka akses informasi dan peluang pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda di Kabupaten Jember," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.