Senin, 19 Okt 2026 21:24 WIB

Pemudik ke Jatim Membludak, Kendaraan Tembus 2,1 Juta

Ilustrasi mudik. (Dok. Dinas Perhubungan Jawa Tengah).
Ilustrasi mudik. (Dok. Dinas Perhubungan Jawa Tengah).

selalu.id - Arus mudik Lebaran 2026 menuju Jawa Timur menunjukkan peningkatan signifikan, dengan total 2.179.014 unit kendaraan melintas di jalur arteri dan tol selama periode 13 hingga 25 Maret.

Meskipun volume naik 18 persen dibanding tahun lalu, situasi lalu lintas secara umum tetap aman dan lancar.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (26/3/2026).

Abast menyebut, peningkatan paling mencolok terjadi di jalur arteri, dengan titik tertinggi di perbatasan Magetan-Jawa Tengah yang mencatat kenaikan hingga 514 persen.

Sementara itu, sejumlah ruas tol juga mengalami kenaikan arus lalu lintas – ruas Solo-Ngawi naik 4 persen (149.286 kendaraan), ruas Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi) naik 34 persen (525.463 kendaraan), dan ruas Pandaan-Malang menunjukkan kenaikan yang relatif stabil.

"Jalur arteri masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Namun sejumlah jalur tol juga mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan," jelasnya.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Tak hanya kendaraan pribadi, jumlah penumpang angkutan umum juga melonjak hingga 21 persen, mencapai total 2.775.689 orang.

Lonjakan tertinggi terjadi pada moda kereta api, khususnya di Stasiun Gubeng Surabaya dengan kenaikan 42 persen.

Terminal Purabaya (Bungurasih) juga mencatat kenaikan 66 persen, dari 157 ribu menjadi 262 ribu penumpang, sedangkan Bandara Juanda naik 13 persen dengan total 567.096 penumpang.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penggelapan Gula 3 Miliar

"Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi umum. Ini menunjukkan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi di seluruh sektor transportasi," papar Abast.

Menanggapi tingginya pergerakan masyarakat, Polda Jatim mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan perjalanan. Personel juga telah ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk jalur arteri, tol, terminal, stasiun, dan lokasi wisata.

"Kami mengimbau agar tidak memaksakan diri saat lelah, manfaatkan rest area maupun pos pengamanan yang telah disiapkan," tandas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.