Senin, 19 Okt 2026 04:46 WIB

Pelindo Tambah 4 Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang

selalu.id - Empat unit Quay Container Crane (QCC) berukuran post panamax tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Sabtu (14/3/2026).

Kedatangan peralatan bongkar muat berkapasitas besar tersebut akan memperkuat operasional Terminal Peti Kemas (TPK) Semarang.

Baca Juga: Gandeng Bappenas, Pelindo Bidik Muatan Balik Komoditas Papua Selatan

Penambahan crane modern ini menjadi langkah strategis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP).

Hal ini untuk meningkatkan kapasitas layanan terminal sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Emas sebagai simpul logistik utama di wilayah Jawa Tengah.

Dengan tambahan empat unit tersebut, total QCC di TPK Semarang kini menjadi 10 unit. Penambahan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan terminal dalam melayani kapal peti kemas berukuran besar serta mendorong produktivitas kegiatan bongkar muat di dermaga.

Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna mengatakan bahwa crane yang didatangkan merupakan tipe post panamax yang dirancang untuk menangani kapal peti kemas generasi besar dengan produktivitas tinggi.

“Crane ini memiliki jangkauan (outreach) sekitar 60 meter sehingga mampu menjangkau lebih dari 16 baris petikemas dari sisi kapal,” jelas Nyoman, Senin (16/3/2026).

Selain itu, crane tersebut memiliki kapasitas angkat hingga sekitar 65 ton menggunakan spreader serta dilengkapi sistem hoisting berkecepatan tinggi.

Teknologi ini memungkinkan proses bongkar muat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Menurut Nyoman, penambahan peralatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan terminal.

“Penambahan QCC ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas operasional terminal. Dengan dukungan peralatan yang lebih modern, kami optimistis pelayanan kepada pengguna jasa akan semakin optimal serta mampu mengakomodasi pertumbuhan arus peti kemas di Semarang dan wilayah sekitarnya,” papar Nyoman.

Setelah kapal pengangkut bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, keempat unit crane tersebut akan menjalani proses rolling off menuju area terminal.

Selanjutnya, crane akan melalui tahapan instalasi, pengujian sistem (commissioning), serta integrasi dengan sistem operasional terminal sebelum dioperasikan secara penuh.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

 

Industri Tumbuh, Arus Peti Kemas Diproyeksikan Naik

 

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Teguh Arif Handoko menilai pertumbuhan aktivitas industri di sejumlah kawasan industri di Jawa Tengah berpotensi mendorong peningkatan arus peti kemas melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

“Kami yakin kenaikan throughput pada 2026 minimal dapat mencapai 10 persen. Sejumlah kawasan industri seperti Kawasan Industri Terpadu Batang, Kendal Industrial Park, serta Jatengland terus meningkatkan produksi untuk tenant baru maupun yang sudah lama beroperasi," kata Teguh.

Informasi sebelumnya menunjukkan bahwa produksi perusahaan manufaktur di kawasan tersebut masih berada di kisaran 25 persen kapasitas. Ini menjadi tantangan besar bagi Jawa Tengah, termasuk bagi pengembangan infrastruktur logistik agar mampu mendukung arus barang yang terus meningkat.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Teguh menambahkan, Pelabuhan Tanjung Emas saat ini menjadi pelabuhan utama di Jawa Tengah yang diandalkan oleh pemilik barang maupun pelaku logistik karena dinilai memiliki kemampuan layanan pengiriman yang efektif dan efisien.

“Dengan hadirnya QCC baru di Pelabuhan Tanjung Emas, proses bongkar muat peti kemas dipastikan dapat berlangsung lebih cepat sehingga peningkatan throughput yang terjadi dapat terlayani dengan baik. Apalagi Tanjung Emas memiliki letak yang sangat strategis untuk mendukung distribusi barang di Jawa Tengah,” jelasnya.

Sementara itu, dari pihak pelayaran, Manager Operasi PT Tresna Muda Sejati (TMS) Cabang Semarang, Yudi Purwanto menilai penambahan crane di Terminal Petikemas Semarang akan berdampak positif terhadap efisiensi layanan kapal di terminal.

“Kami berharap dengan adanya tambahan crane ini, proses bongkar muat kapal dapat berlangsung lebih cepat sehingga waktu tunggu kapal dapat ditekan. Dengan meningkatnya produktivitas layanan di TPK Semarang, waktu tinggal kapal (port stay) di pelabuhan bisa lebih singkat dan pelayanan menjadi lebih efisien,” ujarnya.

Yudi menambahkan, peningkatan kinerja layanan tersebut juga membuka peluang bagi perusahaan pelayaran untuk menambah aktivitas operasional maupun membuka potensi layanan (service) baru di TPK Semarang.

Kehadiran empat QCC baru ini diharapkan semakin memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Emas sebagai gerbang logistik utama di Jawa Tengah serta mendukung kelancaran arus perdagangan domestik maupun internasional.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.