Selasa, 20 Okt 2026 16:28 WIB

Tol Prosiwangi Jatim Dibuka Gratis Selama Mudik-Balik Lebaran 2026

Tol Prosiwangi Jawa Timur. (Dok. selalu.id).
Tol Prosiwangi Jawa Timur. (Dok. selalu.id).

selalu.id - Jalur Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) akan dibuka secara fungsional selama momen arus mudik-balik Idulfitri 2026, yang berlangsung selama 16 hari mulai Sabtu (14/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026).

Ruas yang difungsionalkan meliputi jalur dari Kabupaten Probolinggo menuju timur hingga Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dengan akses melalui Gerbang Tol Kraksaan (Kabupaten Probolinggo), dan Gerbang Tol Paiton (Kabupaten Banyuwangi).

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Jalur ini merupakan dua arah dan mencakup ruas Gending-Kraksaan (12,88 km), Kraksaan-Paiton (11,2 km), serta Paiton-Besuki (Situbondo Barat) dengan total panjang sekitar 25,6 km.

Selain itu, juga difungsionalkan ruas baru yang menghubungkan Paiton dan Exit Situbondo berjarak sekitar 26,60 km.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan, pemfungsian tol hanya dilakukan setengah hari, mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.

Ini karena infrastruktur belum lengkap terutama pada aspek lampu penerangan. Selama periode tersebut, kendaraan yang melintas tidak dikenakan tarif atau gratis.

"Pemfungsian tol tidak sepanjang hari dan belum dikenakan biaya, hal ini juga menjadi pertimbangan Jasa Marga mengingat kondisi infrastrukturnya," jelasnya, Senin (16/3/2026).

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Tol tersebut juga dilengkapi satu rest area, namun pemfungsiannya akan disesuaikan dengan kepadatan kendaraan.

Jika terjadi kepadatan, rest area akan dibuka, namun jika arus lalu lintas lancar akan tetap ditutup karena sifatnya masih fungsional.

Iwan menambahkan, pihaknya telah melakukan pemetaan titik km yang berpotensi menjadi lokasi kelelahan pengendara.

Ia pun mengimbau agar pengendara memanfaatkan 27 rest area (Jalur A dan B) yang tersebar sepanjang tol Jatim dengan berbagai tipe fasilitas yang selalu dipantau kualitasnya secara berkala.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penggelapan Gula 3 Miliar

"Rest area tersebut ada yang Tipe A, B, dan C dengan fasilitas yang berbeda, namun sudah siap memfasilitasi para pemudik," katanya.

Ditlantas Polda Jatim juga telah mempersiapkan pengamanan mulai dari Gerbang Tol Kraksaan hingga Gerbang Tol Paiton, termasuk di rest area dan sekitar pintu keluar tol.

Pembukaan tol secara fungsional ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik moda mobil yang diperkirakan memilih jalur tol, serta memastikan kelancaran perjalanan hingga ke Pelabuhan Ketapang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.