Kamis, 22 Okt 2026 08:10 WIB

Disnaker dan DPRD Jember Sidak Perusahaan, Pastikan THR 2026 Dibayar Sesuai Aturan

Kepala Disnaker Kabupaten Jember, Hadi Mulyono bersama anggota komisi D DPRD Jember saat melaksanakan sidak di CV Lisa Jaya Mandiri (air mineral ampo) Jember (Foto : Nurul/selalu id).
Kepala Disnaker Kabupaten Jember, Hadi Mulyono bersama anggota komisi D DPRD Jember saat melaksanakan sidak di CV Lisa Jaya Mandiri (air mineral ampo) Jember (Foto : Nurul/selalu id).

selalu.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnakar) Kabupaten Jember bersama Komisi D DPRD Kabupaten Jember turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan di wilayah Sukorambi, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam melakukan pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026.

Baca Juga: Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut pembentukan Satgas Posko THR 2026 dalam memastikan hak keagamaan pekerja dipenuhi tepat waktu menjelang Idulfitri 1447 H.

Salah satu perusahaan yang menjadi lokasi monitoring adalah CV Lisa Jaya Mandiri (Air Mineral Ampo).

Dalam kunjungannya, tim gabungan yang dipimpin Kabid Hubungan Industrial Disnaker Jember, Drs. Joko Sutriswanto bersama jajaran Komisi D DPRD Jember, yakni Sunarsi Khoris, Suciati, dan Wahyu Prayudi Nugroho, melakukan dialog terbuka dengan manajemen perusahaan terkait kesiapan pembayaran THR.

Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak manajemen. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev), dimana perusahaan ini dinilai telah menyiapkan pencairan THR tanpa kendala.

“Dari total sekitar 250 karyawan, semuanya telah terdata dan siap menerima THR. Secara finansial maupun administratif tidak ada persoalan. Ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja,” jelasnya.

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Sementara itu, Kepala Disnaker Jember, Drs. Hadi Mulyono, menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi pekerja dan mencegah potensi perselisihan hubungan industrial.

Selain Ampo, pihaknya juga melakukan pemantauan ke sejumlah perusahaan besar lainnya di Jember.

“Kami memastikan perusahaan dalam kondisi sehat dan mampu memenuhi kewajiban sesuai regulasi. Alhamdulillah, sejauh ini ada kepastian bahwa THR dibayarkan tepat waktu. Ini tren positif bagi iklim ketenagakerjaan di Jember,” tegasnya.

Sementara Direktur PT Lisa Mandiri Food (Ampo), Wasil Fadlah, menyebut persiapan dana THR telah dilakukan jauh hari. Perusahaan mengalokasikan anggaran khusus sejak 11 bulan sebelumnya agar hak pekerja tidak terpengaruh dinamika operasional.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

“Dana THR sudah tersedia dan siap dicairkan. Rencananya pada 7 atau 8 Maret mendatang, seluruh 250 karyawan kami sudah menerima haknya,” jelas Wasil.

Dengan pengawasan aktif Satgas Posko THR 2026, pemerintah daerah berharap seluruh perusahaan di Kabupaten Jember mematuhi ketentuan pembayaran sebelum batas waktu yang ditetapkan.

"Sehingga suasana menjelang Lebaran tetap kondusif dan pekerja dapat merayakan hari raya dengan tenang," tutur dia. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.