Senin, 19 Okt 2026 20:26 WIB

Reses di Tambak Osowilangun, Yona Bagus Kucurkan Bantuan dan Singgung Validitas DTSEN

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 14 Feb 2026 15:25 WIB
Reses Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko di Osowilangun. (Dok/istimewa)
Reses Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko di Osowilangun. (Dok/istimewa)

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menggelar reses di Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Kamis (12/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya validitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosisl (DTSEN) dan menyalurkan bantuan untuk UMKM serta fasilitas warga.

Cak Yebe menyatakan wilayah perbatasan Surabaya–Gresik perlu mendapat perhatian agar tidak tertinggal dalam pelayanan publik dan akses program pemerintah. “Wilayah perbatasan seperti ini harus kita pastikan tidak tertinggal, baik pelayanan publik maupun akses program pemerintah,” kata Cak Yebe, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Ia menjelaskan akurasi data DTSEN menentukan ketepatan penyaluran bantuan sosial. Ia menyebut data yang tidak valid berpotensi membuat bantuan tidak tepat sasaran.

“Data itu penting supaya bantuan tepat sasaran. Kalau datanya tidak akurat, yang seharusnya menerima bisa terlewat, dan yang tidak berhak justru masuk,” ujarnya.

Cak Yebe meminta warga menerima petugas survei dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya. Ia menilai partisipasi warga mendukung kebijakan sosial berbasis data riil.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Selain sosialisasi DTSEN, Cak Yebe menyerahkan bantuan berupa terop, kursi, dan meja untuk mendukung kegiatan warga. Ia juga memberikan mesin pemotong rumput untuk menunjang kebersihan lingkungan.

Dalam kesempatan ini, politisi Partai Gerindra itu turut menyerahkan bantuan uang tunai untuk pembelian mesin jahit kepada kelompok UMKM di wilayah tersebut.

Baca Juga: Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Salah satu penerima bantuan, Lailatul Rahimah, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia mengatakan kelompoknya selama ini belum memiliki mesin pembuat lubang kancing sehingga harus menggunakan jasa di luar daerah.

“Sekarang alhamdulillah bisa dikerjakan sendiri di rumah,” kata Lailatul.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.