Selasa, 20 Okt 2026 02:39 WIB

Baru Rampung 90 Persen, Wali Kota Eri Denda Kontraktor Rumah Pompa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Des 2025 21:12 WIB
Wali Kota Eri saat meninjau proyek rumah pompa
Wali Kota Eri saat meninjau proyek rumah pompa

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penyelesaian proyek saluran dan rumah pompa di berbagai titik kota.

Melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), pemkot mendorong agar seluruh pekerjaan dapat segera tuntas demi meningkatkan kapasitas pengendalian banjir.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut progres proyek saat ini telah mencapai 90 persen. Meski sempat ada keterlambatan, ia memastikan pengerjaan menunjukkan kemajuan signifikan.

“Alhamdulillah sudah sekitar 90 persen. Memang ada yang sempat terlambat,” kata Eri, Jumat (12/12/2025).

Sebelumnya, Eri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik proyek, salah satunya pembangunan rumah pompa di Jalan Prapen. Di lokasi itu, ia menegur kontraktor yang tak kunjung menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

“Kontraktor yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu tidak akan diberi perpanjangan. Mereka wajib membayar denda satu per seribu dari nilai proyek per hari sampai selesai 100 persen,” tegasnya.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Menurut Eri, proyek saluran dan rumah pompa pada awalnya ditargetkan tuntas maksimal 15 Desember 2025, dengan batas akhir 25 Desember 2025 tanpa peluang perpanjangan. Namun sejumlah proyek gagal memenuhi target tersebut.

Karena itu, denda diberikan kepada kontraktor yang melewati batas waktu. Eri berharap sanksi tegas ini mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan yang tersisa.

“Denda sudah berjalan sejak 12 Desember 2025. Berlaku sampai mereka selesai 100 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

Beberapa titik proyek yang dilaporkan mengalami keterlambatan di antaranya, Rumah Pompa Prapen, Rumah Pompa Gayungan, Rumah Pompa Jalan Ahmad Yani.

Pemkot menargetkan seluruh rumah pompa tersebut segera beroperasi demi memastikan kesiapan kota menghadapi musim hujan.

“Kami ingin semua ini selesai cepat agar manfaatnya dirasakan warga,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.