Minggu, 04 Okt 2026 13:43 WIB

Beri Dukungan Realisasi Rencana Kawasan Industri di Jatim, SIER Teken LoI dengan Pemkab Madiun

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa menandatangani Letter of Intent dengan Pemerintah Kabupaten Madiun untuk pengembangan rencana Kawasan Industri Madiun. Penandatanganan menjadi langkah awal penyusunan kerja sama yang lebih konkret dalam percepatan kawasan industri di wilayah Madiun.

 

Baca Juga: Kembali Dipercaya Investor, SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026

Kegiatan berlangsung di forum Strategi Peningkatan Infrastruktur Pendukung Investasi yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur di Hotel Luminor Sidoarjo pada Jumat 21 November 2025.

 

Penandatanganan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama yang juga Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, dan diserahkan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mewakili Pemkab Madiun.

 

Prosesi disaksikan Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam dan Industri Manufaktur Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau BKPM, Ratih Purbasari Kania, serta Kepala DPMPTSP Provinsi Jatim, Dyah Wahyu Ermawati. Hadir pula Direktur Operasi yang juga Pelaksana Tugas Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Lussi Erniawati.

 

Rizka menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut komunikasi intens antara SIER dan Pemkab Madiun sejak East Java Investment Forum. Ia menyampaikan bahwa SIER telah meninjau lokasi yang direncanakan menjadi kawasan industri dan berdiskusi dengan Bupati Madiun.

 

“Kami disambut sangat baik dan diberi kesempatan melihat langsung lokasi yang direncanakan sebagai kawasan industri. Kami sangat terbuka dan mendorong agar agenda ini terus dilanjutkan pada tahap berikutnya. Dengan ini kami berharap dapat memperoleh informasi yang lebih detil untuk kebutuhan studi kelayakan,” ujarnya.

 

“Kami sangat terbuka untuk eksplorasi peluang pengembangan kawasan industri di kabupaten lain, khususnya di Jawa Timur. SIER siap untuk membantu mendorong pertumbuhan kawasan industri di berbagai daerah di Jawa Timur,” lanjutnya.

Baca Juga: Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengapresiasi fasilitasi DPMPTSP Jatim yang mempertemukan Pemkab Madiun dan SIER dalam forum EJIF. Ia menilai LoI tersebut sebagai langkah awal penting bagi percepatan kawasan industri di Madiun.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPMPTSP Jatim dan SIER. Ini merupakan langkah awal yang sangat berarti. Kami membutuhkan kawasan industri karena kehadiran industri akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Madiun dan mendorong percepatan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.

 

Kepala DPMPTSP Provinsi Jatim, Dyah Wahyu Ermawati, menyampaikan bahwa perencanaan kawasan industri merupakan instrumen strategis dalam pemerataan pertumbuhan ekonomi antarwilayah serta mendukung agenda hilirisasi nasional. Ia menjelaskan bahwa potensi pengembangan kawasan industri di Jawa Timur tersebar di berbagai koridor mulai wilayah utara, selatan, tapal kuda, hingga Gerbangkertasusila.

Baca Juga: Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

 

Dyah memaparkan lima langkah utama yang menjadi fokus percepatan realisasi kawasan industri. Langkah tersebut meliputi penyesuaian Rencana Kawasan Industri dengan rencana tata ruang daerah, penyediaan infrastruktur dasar kawasan, fasilitasi perizinan dan kemudahan investasi, penyelesaian isu pengadaan serta legalitas lahan, dan pemantauan berkala terhadap perkembangan kawasan industri.

 

“Kami memastikan seluruh kawasan industri di Jawa Timur berjalan sesuai rencana tata ruang, bebas dari sengketa, serta tidak terhambat perizinan. Harmonisasi ini penting agar tidak terjadi konflik pemanfaatan ruang dan seluruh proses pengembangan dapat lebih cepat dilaksanakan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki 13 kawasan industri eksisting serta merencanakan 13 kawasan industri baru yang sedang dalam proses pengembangan. “Tentu saja ini membutuhkan tekad bulat dan kesiapan seluruh stakeholder yang ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.

Wanita Bunuh Pacarnya di Gresik, Anak Lurah asal Surabaya Tewas

IR justru menghubungi call center 110 untuk melaporkan perbuatannya ke polisi. Polisi yang menerima laporan langsung menelusuri lokasi penelepon.

Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Validitas data Desil sangat penting karena berdampak langsung pada akses warga terhadap program pemerintah.

Profil & Karir Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro, 8 Agustus 1972, ini menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan di lapangan masih ditemukan ratusan titik aktivitas yang tidak memiliki dasar hukum.

Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

PT Pelindo Terminal Petikemas menyebut transformasi tersebut telah mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memangkas waktu singgah kapal dan barang berada